Tautan-tautan Akses

Semakin Banyak Media Partai Republik Tolak Dukung Trump


Capres AS dari partai Demokrat, Hillary Clinton bersama penasihat senior kebijakan partai Demokrat, Maya Harris (kiri) dan staf pendukungnya dalam kampanye di White Plains, New York, 2 Oktober 2016. (AP Photo/Andrew Harnik).

Capres AS dari partai Demokrat, Hillary Clinton bersama penasihat senior kebijakan partai Demokrat, Maya Harris (kiri) dan staf pendukungnya dalam kampanye di White Plains, New York, 2 Oktober 2016. (AP Photo/Andrew Harnik).

Surat-surat kabar itu termasuk Houston Chronicle, Arizona Republic, Cincinnati Enquirer dan Detroit News, yang semuanya, bersama Dallas Morning News, mendukung calon presiden Partai Republik Mitt Romney pada 2012.

Ketika Dallas Morning News untuk pertama kalinya dalam lebih dari 75 tahun menyatakan memberi dukungan pada calon presiden Partai Demokrat Hillary Clinton, berbagai reaksi muncul dari para pembacanya, mulai dari pujian hingga kecaman keras.

Namun, rupanya, keputusan tim editorial surat kabar tersebut pada bulan lalu itu diikuti oleh banyak surat kabar lain yang selama ini selalu mendukung calon Partai Republik. Tahun ini mereka menyatakan mendukung Clinton, dan, pada satu kasus, mendukung calon Partai Libertarian Gary Johnson.

Surat-surat kabar itu termasuk Houston Chronicle, Arizona Republic, Cincinnati Enquirer dan Detroit News, yang semuanya, bersama Dallas Morning News, mendukung calon presiden Partai Republik Mitt Romney pada 2012.

Yang juga tidak biasanya, keputusan mereka itu disampaikan lebih awal satu bulan dibanding pada tahun 2012. Banyak pengamat mengatakan, ini menyiratkan adanya keyakinan yang kuat dari surat-surat kabar tersebut dalam mengambil keputusan itu.

Berbagai editorial menyebutkan adanya berbagai keraguan serius mengenai Trump sebagai alasan mereka tidak mendukungnya pada pemilu 8 November.

The Cincinnati Enquirer, yang selama hampir 100 tahun selalu mendukung calon Partai Republik,menyebut Trump ancaman nyata dan berbahaya bagi negara. Mereka mengaku, mereka memiliki masalah dengan Clinton, namun keberatan mereka mengenai Clinton sangat tidak berarti dibandingkan dengan keberatan mereka terhadap Trump.

The Arizona Republic, yang belum pernah mendukung calon Partai Demokrat, mengatakan, Trump bukan konservatif dan tidak memenuhi syarat sebagai presiden. Masih menurut surat kabar itu, Clinton memiliki kelemahan namun ia merupakan pilihan yang jauh lebih pantas.

The Detroit News yang selalu mendukung calon Partai Republik kali ini mendukung calon Partai Libertarian Gary Johnson. Surat kabar itu menilai Trump tidak berprinsip, tidak stabil dan kemungkinan berbahaya, tapi juga meragukan karakter Clinton.

Hampir semua surat kabar itu mengaku mereka tidak takut kehilangan pembaca dengan menyuarakan pendapat mereka. [ab/lt].

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG