Tautan-tautan Akses

Sekjen PBB: Ancaman Bagi Penjaga Perdamaian Meningkat


Sekjen PBB Ban Ki-moon (kiri) berjabat tangan dengan Presiden China Xi Jinping setibanya di Beijing, China (19/6).

Sekjen PBB Ban Ki-moon (kiri) berjabat tangan dengan Presiden China Xi Jinping setibanya di Beijing, China (19/6).

Sekjen PBB Ban Ki-moon mengatakan misi penjaga perdamaian menghadapi bahaya yang meningkat dari ancaman non-tradisional seperti pembom bunuh-diri dan bahan peledak buatan sendiri.

Ban Ki-moon dalam kunjungannya ke pangkalan latihan penjagaan perdamaian dekat ibukota China hari Rabu (19/6) mengatakan kepada wartawan bahwa PBB harus memastikan para penjaga perdamaian tersebut memiliki ketrampilan dan latihan khusus yang diperlukan untuk menghadapi ancaman baru itu.

Menurut Ban, penjaga perdamaian perlu berreaksi dengan cepat dalam mengumpulkan serta menganalisa informasi mengenai daerah-daerah terpencil. Untuk menjamin kemampuan itu, PBB untuk pertama kalinya mengerahkan pesawat tak-berawak untuk misinya di Republik Demokrasi Kongo.

Ban juga memuji dukungan China bagi upaya penjagaan perdamaian. China telah mengirim 22 ribu tentara ke 23 misi, lebih besar daripada jumlah misi yang dilakukan ke-4 anggota permanen lainnya dalam Dewan Keamanan PBB.
XS
SM
MD
LG