Tautan-tautan Akses

Sekjen PBB Ingin Galang Dana $900 Juta untuk Somalia


Konferensi untuk Somalia di London, Inggris, 11 Mei 2017. (Jack Hill/Pool Photo via AP). Dari Kiri: Menlu Inggris Boris Johnson, Presiden Somalia Mohamed Abdullahi Mohamed, Perdana Menteri Inggris Theresa May, Sekretaris Jenderal UII Antonio Guterres dan Ketua baru Komisi Uni Afrika, Moussa Faki Mahamat.

Somalia membutuhkan dukungan internasional yang sungguh-sungguh untuk rencana-rencana rekonstruksinya dan stabilitasinya guna mencegah negara itu tergelincir kembali ke anarki, kata para pemimin pada awal konferensi satu hari mengenai Somalia di London.

Sekjen PBB Antonio Guterres menginginkan $900 juta lagi dana untuk negara yang dilanda kemarau itu, lapor kantor berita Associated Press.

Presiden Somalia Mohamed Abdullahi Mohamed mengatakan negaranya juga memerlukan program ekonomi yang kuat agar pulih sepenuhnya dari perang dan kekacauan selama seperempat abad ini.

“Situasi tidak aman tidak dapat diubah tanpa menyelesaikan akar penyebabnya, yakni kemiskinan dan pengangguran besar-besaran. Terlalu banyak generasi muda kita duduk menganggur, membuat teroris mudah sekali merekrut mereka,” kata Presiden Mohamed.

Selama 10 tahun, pasukan yang tergabung dalam Misi Uni Afrika untuk Somalia (AMISOM) telah bertempur melawan militan al-Shabab dan mengusir kelompok terkait al-Qaida itu keluar dari Mogadishu dan kota-kota Somalia lainnya.

Tetapi militan terus menyerang markas-markas AMISOM di Somalia dan tempat-tempat umum di Mogadishu, menewaskan ratusan orang setiap tahun.

Presiden Somalia memperkirakan pemerintahnya akan mengalahkan militan dalam beberapa tahun mendatang, tetapi ia menyerukan pencabutan embargo senjata sepenuhnya terhadap Somalia agar militer memiliki senjata api untuk menundukkan al-Shabab.

Konferensi di London itu akan berfokus pada peningkatan situasi keamanan, tata kelola pemerintah dan ekonomi di Somalia. Pembicaraan mengenai keamanan akan berfokus pada pembangunan kembali Tentara Nasional Somalia dan cara-cara menanghadapi teroris sambil melindungi HAM.

Konferensi tiu dipimpin bersama oleh presiden Somalia, Guterres dan Perdana Menteri Inggris Theresa May. [uh/as]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG