Tautan-tautan Akses

Sekjen PBB Desakkan Embargo Senjata Terhadap Suriah


Seorang perempuan berjalan melewati bagian yang hancur di kota Homs, Suriah (5/6). (AP/Dusan Vranic)

Seorang perempuan berjalan melewati bagian yang hancur di kota Homs, Suriah (5/6). (AP/Dusan Vranic)

Sekjen PBB menilai kekuatan asing "tidak bertanggungjawab" karena memberi dukungan militer kepada pihak-pihak yang melakukan kekejaman di negara yang dilanda perang.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Ban Ki-moon mendesak Dewan Keamanan agar memberlakukan embargo senjata terhadap Suriah.

Berbicara Jumat (20/6) pada Asia Society di New York, Sekjen PBB menilai kekuatan asing "tidak bertanggungjawab" karena memberi dukungan militer kepada pihak-pihak yang melakukan kekejaman di negara yang dilanda perang. Rusia telah memveto empat resolusi terhadap sekutunya, Suriah, melindungi negara itu dan memblokir upaya-upaya untuk mengakhiri perang.

Pada gilirannya, Suriah memperingatkan PBB bahwa setiap upaya untuk memberi bantuan kemanusiaan ke daerah-daerah yang dikuasai pemberontak tanpa persetujuan pemerintah sama saja dengan "serangan terhadap pemerintah Suriah."

Suriah mengirim peringatan itu dalam surat kepada Sekjen PBB Ban Ki-moon dan Dewan Keamanan sementara dewan sedang mempertimbangkan resolusi untuk meningkatkan pengiriman bantuan ke negara yang dilanda perang itu.

Sementara itu, media pemerintah Suriah mengatakan ledakan bom mobil menewaskan sedikitnya 34 orang di daerah yang dikuasai pemerintah di dekat pusat kota Hama.

Kantor berita SANA Jumat mengatakan ledakan itu juga melukai 50 orang di desa al-Hurra di dekatnya.
XS
SM
MD
LG