Tautan-tautan Akses

Sedikitnya 7 Tewas, 2 Kritis Akibat Awan Panas Gunung Sinabung


Indonesia's Mount Sinabung volcano spews lava and ash during an eruption as seen from Tiga Serangkai village in Karo, Indonesia North Sumatra province, January 7, 2016 in this photo taken by Antara Foto.

Indonesia's Mount Sinabung volcano spews lava and ash during an eruption as seen from Tiga Serangkai village in Karo, Indonesia North Sumatra province, January 7, 2016 in this photo taken by Antara Foto.

Hingga laporan ini disampaikan tim SAR gabungan dan masyarakat masih melakukan pencarian korban dengan menyisir rumah dan kebun masyarakat karena ketika awan panas berhembus banyak warga yang sedang berkebun.

Korban jiwa akibat awan panas letusan Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara hari Minggu (22/5) bertambah. Data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Karo, jumlah korban tewas menjadi tujuh orang, sementara dua lainnya luka bakar kritis. Kesembilan korban itu adalah warga desa Gamber, kecamatan Simpang Empat, kabupaten Karo yang berada sangat dekat dengan lokasi berhembusnya awan panas akibat letusan Gunung Sinabung pada hari Sabtu (21/5).

Hingga laporan ini disampaikan tim SAR gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, PMI, relawan dan masyarakat masih melakukan pencarian korban dengan menyisir rumah dan kebun masyarakat karena ketika awan panas berhembus banyak warga yang sedang berkebun. Sebenarnya pihak berwenang telah melarang warga kembali ke desa mereka atau melakukan aktivitas apapun di dekat desa mereka ketika Gunung Sinabung dikabarkan meletus, tetapi banyak warga nekad karena alasan ekonomi.

Desa Gamber berada pada radius empat kilometer di sisi tenggara puncak kawah Gunung Sinabung yang dinyatakan sebagai daerah berbahaya atau zona merah. Berdasarkan rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), tidak boleh ada aktivitas apapun di desa Gamber karena berpotensi terkena awan panas, lava pijar, lapilli, abu pekat dan material lain akibat erupsi. Sejak 31 Desember 2014 desa Gamber telah dinyatakan sebagai daerah berbahaya dan warganya harus direlokasi ke tempat yang lebih aman. Sedikitnya 4.967 warga di empat desa, termasuk desa Gamber, akan direlokasi bulan ini. Sambil menungu relokasi ke tempat yang lebih aman, mereka ditempatkan di hunian sementara dengan bantuan sewa rumah sebesar Rp.3,6 juta/KK/tahun dan sewa lahan sebesar Rp.2 juta/KK/tahun. Namun banyak warga yang karena alasan ekonomi masih kembali ke desa mereka untuk berkebun.

Awan panas yang hingga kini masih menyelimuti Gunung Sinabung merupakan campuran material berukuran debu hingga blok, dengan suhu lebih dari 700 derajat Celsius dan meluncur dengan kecepatan di atas 100 kilometer per jam.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional Sutopo Purwo Nugroho menyerukan kepada masyarakat dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak, tujuh kilometer dari sektor selatan-tenggara, enam kilometer dari sektor tenggara-timur dan empat kilometer dari sektor utara-timur laut. Sementara warga dan wisatawan yang berada di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung diminta waspada terhadap bahaya lahar.

XS
SM
MD
LG