Tautan-tautan Akses

Sedikitnya 100 Tewas akibat Tanah Longsor di Myanmar


Tentara dan warga Myanmar mengevakuasi para korban tewas akibat tanah longsor di kawasan pertambangan Hpakhant, negara bagian Kachin, Minggu (22/11).

Tentara dan warga Myanmar mengevakuasi para korban tewas akibat tanah longsor di kawasan pertambangan Hpakhant, negara bagian Kachin, Minggu (22/11).

Hampir 100 mayat ditemukan di lokasi musibah tanah longsor di dekat tambang batu giok di bagian utara Myanmar.

Beberapa pejabat lokal mengatakan lebih dari 100 orang masih hilang setelah longsor besar-besaran di negara bagian Kachin itu.

Pejabat-pejabat mengatakan musibah longsor itu terjadi Sabtu malam (21/11) ketika banyak pekerja tambang sedang tidur. Tim SAR masih berupaya menemukan orang yang selamat.

Kachin, yang terletak sekitar 950 kilometer di timur laut Yangon, adalah lokasi beberapa tambang batu giok berkualitas terbaik di dunia.

Global Witness, organisasi yang menyelidiki penyalahgunaan pendapatan dari sumber daya alam, memperkirakan nilai produksi batu giok Myanmar tahun 2014 mencapai 31 milyar dolar. Kelompok itu mengatakan “nilai itu setara dengan hampir separuh dari seluruh pendapatan kotor semua negara dan lebih dari 46 kali pengeluaran untuk kesehatan, meskipun penduduk lokal belum banyak merasakan manfaatnya.”

Menurut Global Witness, perdagangan batu giok Myanmar “diam-diam dikendalikan oleh jaringan elit militer, mafia narkoba dan perusahaan kroni,” yang terkait dengan “masa kekuasaan junta militer yang kelam.” [em]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG