Tautan-tautan Akses

SBY Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Buruh

  • Fathiyah Wardah

Ribuan buruh di Jakarta melakukan aksi unjuk rasa di Gelora Bung Karno, Senayan untuk memperingati hari buruh sedunia (1/5).

Ribuan buruh di Jakarta melakukan aksi unjuk rasa di Gelora Bung Karno, Senayan untuk memperingati hari buruh sedunia (1/5).

Ribuan buruh di Jakarta melakukan aksi unjuk rasa memperingati hari buruh sedunia tanggal 1 Mei, sementara Presiden SBY menjanjikan perbaikan kesejahteraan mereka.

Sambil meneriakan yel-yel perjuangan, ribuan buruh berpawai dari Bundaran Hotel Indonesia menuju Istana Negara, Jakarta. Selain menggelar aksi di Istana Negara, ribuan buruh itu juga menggelar aksi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat.

Presiden Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia Mudhofir mengatakan peringatan hari buruh sedunia kali ini, para buruh juga menyampaikan manifesto buruh Indonesia dan mendeklarasikan Majelis Pekerja Buruh Indonesia.

Para buruh menuntut pemerintah mulai menjalankan jaminan kesehatan per 1 Januari 2014 dan jaminan pensiun wajib untuk buruh per 1 Juli 2015.

Buruh juga menuntut dituntaskannya revisi Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Nomor 17 Tahun 2005 soal komponen acuan survei kebutuhan hidup layak (KHL), dan menyediakan subsidi bagi buruh seperti subsidi pupuk bagi petani dalam anggaran negara dan daerah.

Buruh juga menentang kenaikan harga bahan bakar minyak dan minta pemerintah menekan harga bahan kebutuhan pokok.

"Pemerintah SBY-Boediono kami harap ke depan agar memperhatikan tuntutan-tuntutan buruh ke depan seperti upah yang layak, hapus outsourcing, jaminan kesehatan dijalankan, jaminan pensiun. Saya pikir ke depan perlu warning. Ini sebagai warning kepada SBY-Boediono untuk kedepan melakukan tindakan-tindakan," ujar Mudhofir.

Bertepatan dengan Hari Buruh Sedunia, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjanjikan perbaikan kesejahteraan buruh diantaranya penghasilan buruh dinaikkan dari Rp1,3 juta menjadi Rp 2 juta, ada bus untuk buruh di kawasan industri serta akan dibangun rumah sakit dan perumahan untuk buruh.

Juru Bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha mengungkapkan perbaikan kesejahteraan buruh akan dilakukan karena pemerintah menyadari bahwa buruh merupakan salah satu pilar penopang yang memiliki peranan yang sangat penting terhadap pembangunan nasional atau pembangunan ekonomi.

Perbaikan kesejahteraan buruh ini kata Julian akan dilakukan segera.
"Jadi wajar bila mereka mendapatkan perhatian agar bisa lebih meningkat kesejahteraannya karena kita tahu buruh bahwa meskipun jumlah mereka sangat besar tetapi buruh masuk ke dalam kelompok yang marjinal dalam penghasilan dan upah. Peningkatan kesejahteraan itu tentunya dalam pengertian yang makro, yang luas adalah bagaimana mereka mendapatkan imbalan yang lebih layak dari yang mereka terima selama ini," papar Julian Aldrin Pasha.

Salah satu tuntutan para buruh dalam aksi memperingati hari buruh sedunia adalah menghapus sistem kerja kontrak. Menanggapi hal itu Julian mengungkapkan Presiden SBY telah meminta Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk menindaklanjuti keinginan para buruh.

Pemerintah mengharapkan pekerja yang diperkerjakan dengan sistem outsourcing tidak bertambah banyak. Pemerintah juga berjanji mengkaji ulang Undang-undang yang mengatur soal outsourcing agar lebih menjamin kesejahteraan pekerja.

Saat ini pemerintah tengah menyusun pembentukan Komite Pengawas Ketenagakerjaan Nasional yang akan membantu mengawasi pelaksanaan outsourcing.

Julian Aldrin Pasha menambahkan, "Kementerian Kemenakertrans bisa bisa menindaklanjuti apa yang diharapkan buruh terkait dengan status mereka. Oleh sebab itu nanti akan dirumuskan dalam satu keputusan menteri untuk memberikan suatu pedoman yang nanti apa yang menjadi keinginan buruh bisa terealisasi."

Sekitar 17 ribu personel aparat kepolisian disiagakan menjaga aksi unjuk rasa para buruh memperingati hari buruh sedunia di Jakarta.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG