Tautan-tautan Akses

Satelit NASA akan Jatuh ke Bumi Hari Jumat


Gambar ilustrasi satelit penelitian atmosfir milik NASA yang akan jatuh ke bumi, Jumat (23/9).

Gambar ilustrasi satelit penelitian atmosfir milik NASA yang akan jatuh ke bumi, Jumat (23/9).

NASA mengatakan kecil kemungkinan bahwa puing-puing satelit yang pecah saat memasuki atmosfir itu akan melukai orang.

Badan antariksa Amerika NASA mengatakan, sebuah satelit yang sudah tidak berfungsi sebesar bis sekolah diperkirakan akan jatuh ke bumi hari Jumat, tetapi tidak bisa dipastikan di mana satelit itu akan jatuh.

Hari Kamis NASA mengatakan telah mengesampingkan Amerika Utara sebagai lokasi jatuhnya satelit seberat 5,4 ton itu, yang akan pecah berkeping-keping ketika masuk kembali ke atmosfer bumi. Dikatakan lokasi jatuhnya satelit itu akan menjadi lebih jelas pada hari berikutnya.

NASA mengatakan kemungkinannya sangat kecil – yakni satu banding 3.200 – bahwa puing-puing satelit itu akan melukai orang. Dikatakan potongan-potongan satelit itu kemungkinan besar akan jatuh di laut atau di daerah terpencil tak berpenghuni.

Para pejabat NASA memperkirakan jejak puing-puing itu akan mencakup wilayah sepanjang 800 kilometer.

NASA mengatakan ketika satelit itu terbakar pada saat memasuki atmosfir, kejadian itu akan tampak bahkan pada siang hari.

XS
SM
MD
LG