Tautan-tautan Akses

AS

Sampaikan Pidato Kenegaraan, Obama Ajak Kongres untuk Bertindak


President Barack Obama menyampaikan pidato kenegaraan tahunan di Capitol Hill di Washington (28/1).

President Barack Obama menyampaikan pidato kenegaraan tahunan di Capitol Hill di Washington (28/1).

Obama berjanji mempercepat pertumbuhan, memperkuat kelas menengah, dengan atau tanpa legislasi.

Presiden AS Barack Obama memuji rakyat Amerika karena membuat negara mereka kuat dalam pidato kenegaraan yang disampaikan Selasa malam (28/1) waktu setempat. Seperti yang diperkirakan, ia fokus pada ekonomi negara, dan mengajak semua pihak untuk membuat tahun ini “tahun tindakan.”

Presiden Obama menerima sambutan hangat dari para wakil rakyat, meski kedua pihak telah terlibat dalam perseteruan politik di Washington. Obama tidak membuang waktu untuk berterima kasih pada rakyat atas kesabaran mereka.

Obama menggunakan sebagian besar pidatonya untuk fokus pada ekonomi AS dan isu-isu yang dihadapi kelas menengah, sambil meyakinkan para pemberi suara bahwa situasi telah membaik.

Presiden memperingatkan para anggota Kongres bahwa ia akan bertindak tanpa mereka untuk memperluas kesempatan bagi keluarga Amerika “di manapun dan kapanpun” ia dapat melakukannya.

Obama menyerukan kapada para anggota Kongres untuk membuat tahun 2014 “tahun tindakan.” Dengan mengemukakan kemajuan ekonomi – antara lain pasar perumahan yang bangkit kembali dan Amerika melampaui China sebagai tempat nomor satu untuk menanam modal – ia mengatakan ini dapat menjadi “tahun terobosan” bagi Amerika Serikat. Tetapi, ia mengatakan yang menjadi pertanyaan adalah apakah para pejabat Amerika akan membantu atau menghambat kemajuan ini.”

Obama mengatakan bahwa sekalipun laba perusahaan dan harga-harga saham telah meningkat dengan luar biasa, upah rata-rata hampir tidak berubah, kesenjangan telah mendalam, dan terlalu banyak warga Amerika bekerja lebih keras hanya untuk hidup pas-pasan.

Obama juga mendesak diluluskannya reformasi imigrasi yang menyeluruh tahun ini, dengan mengatakan kalau negara sungguh-sungguh mengenai pertumbuhan ekonomi, sudah waktunya untuk memperbaiki tata imigrasi Amerika yang rusak.

Inovasi dan Energi

Presiden Obama mendesak Kongres agar mendukung inovasi Amerika, dengan mengatakan negara yang “melakukan inovasi habis-habisan sekarang akan menguasai ekonomi global kemudian hari.”

Obama meminta kepada para anggota Kongres untuk memperbaiki kerusakan yang diakibatkan pemotongan dana penelitian dasar tahun lalu, dengan mengatakan kekuatan inovasi adalah kekuatan yang tidak dapat ditinggalkan oleh Amerika.

Dalam mempromosikan produksi energi dalam negeri sebagai cara untuk memulihkan pekerjaan, Obama mengatakan Amerika sudah lebih dekat ke kemerdekaan energi daripada selama puluhan tahun sebelumnya, sebagai hasil strategi energi yang ia umumkan beberapa tahun lalu.

Ia mengatakan para anggota Kongres dapat membantu dengan mempekerjakan orang membangun tempat-tempat pengisian bahan bakar yang akan mengalihkan lebih banyak mobil dan truk menggunakan gas alam Amerika daripada menggunakan bahan bakar impor.

Presiden Obama mengatakan Amerika juga akan menjadi pemimpin global dalam energi surya. Ia menyerukan pengambilan kebijakan pajak yang lebih pintar yang menghentikan pemberian US$4 miliar setahun untuk industri bahan bakar fosil yang tidak membutuhkannya, supaya Amerika dapat menanam modal lebih banyak dalam bahan bakar masa depan yang membutuhkan pendanaan.

Ia juga menekankan kemitraan yang telah dibentuk pemerintah dengan perusahaan-perusahaan dan masyarakat untuk mengurangi konsumsi energi. Ia mengatakan Amerika telah mengurangi jumlah polusi karbonnya lebih banyak daripada negara manapun, tetapi menyerukan tindakan dengan lebih mendesak, dan mengemukakan kerusakan yang diakibatkan perubahan iklim terhadap masyarakat.

Kebijakan Luar Negeri

Presiden memperingatkan Kongres bahwa ia akan memveto setiap rancangan sanksi baru yang mengancam akan menggagalkan pembicaraan mengenai program nuklir Iran. Tetapi, ia mengatakan ia akan menjadi pihak yang pertama menyerukan sanksi lagi kalau para pemimpin Iran menyia-nyiakan kesempatan ini.

Presiden Obama mengatakan bahwa kalau para pemimpin Iran memanfaatkan kesempatan untuk bergabung kembali dengan komunitas negara-negara, Amerika Serikat sudah menyelesaikan tantangan keamanan paling utama tanpa risiko perang.

Obama mengatakan perundingan dengan Iran mengenai program nuklirnya akan sulit dan kemungkinan tidak akan berhasil. Ia mengatakan harus ada inspeksi untuk memeriksa bahwa Iran tidak membuat bom nuklir.

Ia mengatakan jika Presiden Kennedy dan Reagan dapat berunding dengan Uni Soviet, Amerika Serikat tentu dapat berbicara dengan musuh yang tidak sekuat itu.

Presiden mengatakan Amerika Serikat telah membina persekutuan dengan Eropa, Asia, dan Afrika karena ini memperkuat keamanan jangka panjang dan juga karena keyakinan pada martabat setiap manusia, apapun ras, agama, dan orientasi seksualnya.

Tentara Amerika

Presiden Obama mengakhiri pidato kenegaraanya dengan mengucapkan penghargaan kepada pasukan Amerika dan veteran perang, dan berjanji akan memastikan mereka menerima tunjangan yang patut mereka peroleh.

Ia mengemukakan secara khusus pengalaman seorang tentara yang hampir tewas oleh bom pinggir jalan di Afghanistan, dan ia masih berusaha untuk pulih.

Presiden Obama mengatakan pria dan wanita seperti prajurit tersebut – Cory Remsburg – mengingatkan negara bahwa “tantangan yang dihadapi Amerika tidak pernah mudah.”

Tetapi selama lebih 200 tahun, ia mengatakan, negara telah mengesampingkan kekeliruan dan kekecewaannya untuk mencapai kemajuan –“menciptakan dan membangun dan memperluas kemungkinan pencapaian perorangan untuk membebaskan negara-negara lain dari tirani dan ketakutan” dan “memajukan keadilan dan kewajaran dan persamaan berdasarkan hukum.”

Dan ia menutup pidatonya dengan pernyataan kesatuan: bahwa negara yang dikehendaki rakyat Amerika untuk anak mereka dapat terjangkau, kalau setiap orang bekerja sama.
XS
SM
MD
LG