Tautan-tautan Akses

Sambungan Internet di Korea Utara Telah Pulih


Pekerja di pabrik sutra Kim Jong-suk di Pyongyang menggunakan Internet. (Foto: Dok)

Pekerja di pabrik sutra Kim Jong-suk di Pyongyang menggunakan Internet. (Foto: Dok)

Para pejabat AS menolak untuk mengukuhkan atau membantah apakah AS menyebabkan putusnya layanan Internet Korea Utara.

Akses Internet di Korea Utara telah pulih Selasa (23/12) setelah putus secara luas Senin selama hampir 10 jam.

Putusnya sambungan Internet itu terjadi beberapa hari setelah Amerika menduga Pyongyang ada di belakang serangan dunia maya bulan lalu yang ditujukan terhadap perusahaan film Sony Pictures, dan bahwa Washington mempertimbangkan serangkaian opsi untuk menanggapi serangan tersebut.

Perusahaan pemantau internet yang berbasis di AS, Dyn Research, mengatakan sambungan Internet di Korea Utara mati sekitar hampir 10 jam Senin menyusul lebih dari 24 jam tidak stabil selama akhir pekan.

Perusahaan itu mengatakan kesemua jaringan Korea Utara, jumlahnya ada empat dan bergantung pada penyedia tunggal China Unicorn, mati saat itu.

Para pejabat AS menolak untuk mengukuhkan atau membantah apakah AS menyebabkan putusnya layanan Internet Korea Utara.

Para peretas yang mengaku sebagai "Guardians of Peace" memperingatkan “nasib buruk” akan menimpa siapapun yang menghadiri pemutaran film "The Interview", cerita fiktif mengenai dua wartawan yang direkrut CIA untuk membunuh pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

Sony sebelumnya membatalkan rencana perilisannya 25 Desember, tetapi kini mengatakan film itu akan tetap diputar di beberapa bioskop independen.

XS
SM
MD
LG