Tautan-tautan Akses

Saham-Saham Asia Terus Merosot Akibat Prospek Utang Amerika


Seorang pria di Tokyo mengamati turunnya indeks-indeks saham dunia (foto: dok).

Seorang pria di Tokyo mengamati turunnya indeks-indeks saham dunia (foto: dok).

Indeks utama di Tokyo, Nikkei, dan Hang Seng di Hongkong turun sekitar satu persen, Selasa, pada penutupan perdagangan akibat penurunan prospek ekonomi AS oleh S&P.

Perdagangan saham di seluruh Asia mengalami penjualan besar-besaran Selasa ini di tengah kekhawatiran para investor mengenai keputusan lembaga pemeringkat Standard and Poor's untuk menurunkan prospek ekonomi Amerika.

Indeks utama di Tokyo, Nikkei, turun hampir satu seperempat persen pada penutupan perdagangan hari ini, sementara indeks utama di Hong Kong, Hang Seng, kehilangan satu seperempat persen lebih. Harga saham di Shanghai, Sydney dan Seoul juga merosot dalam merespon penurunan peringkat itu.

Standard and Poor's menurunkan prospek Amerika dari “stabil” menjadi “negatif” karena khawatir pemerintahan Obama dan para pembuat hukum di Kongres tidak akan mampu mencapai kesepakatan mengenai cara mengurangi utang negara yang sangat besar. Lembaga tersebut mengisyaratkan Amerika beresiko kehilangan peringkat kredit tertinggi “AAA” dalam dua tahun.

Bila terjadi, maka pemerintah Amerika akan harus membayar biaya peminjaman yang lebih tinggi.

XS
SM
MD
LG