Tautan-tautan Akses

Rusia: Klaim Serangan Cyber AS Picu Sentimen 'Anti-Rusia'


Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov di Moskow (Foto: dok)

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov di Moskow (Foto: dok)

Selama beberapa minggu, pejabat-pejabat intelijen menduga Rusia mendalangi serangan itu, karena Rusia telah menggunakan "taktik dan teknik" serupa untuk memengaruhi opini publik di seluruh Eropa dan Eurasia.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov menuding Amerika menimbulkan "histeria anti-Rusia yang belum pernah terjadi" karena secara terbuka menuduh Rusia meluncurkan serangkaian serangan dunia maya (cyber) untuk mengacaukan pilpres Amerika.

Dalam situs web kementerian, Sergei Ryabkov, Sabtu (8/10) mengatakan "Permainan emosi tentang peretas Rusia digunakan dalam persaingan pra-pemilu. Pemerintah saat ini, yang ikut dalam persaingan, tidak menentang dengan keras metode kotor."

Jumat malam, pemerintah Amerika tidak sampai menyebut peretasan Rusia sebagai aksi perang cyber. Tetapi dikatakan, "diyakini" Rusia mengarahkan peretasan itu ke Komite Nasional Demokrat Juli lalu, membocorkan ribuan email yang memalukan partai tersebut beberapa hari menjelang konvensi nasional.

Selama beberapa minggu, pejabat-pejabat intelijen menduga Rusia mendalangi serangan itu, karena Rusia telah menggunakan "taktik dan teknik" serupa untuk memengaruhi opini publik di seluruh Eropa dan Eurasia. Tetapi komunitas intelijen Amerika memutuskan secara terbuka menyampaikan tuduhan itu setelah informasi baru membuat mereka "lebih percaya" ujar seorang pejabat kepada VOA.

Amerika juga mengatakan serangkaian serangan maya baru-baru ini terhadap sistem terkait Pemilu negara bagian dan lokal, berasal dari server yang dioperasikan perusahaan di Rusia, meskipun belum bisa dikatakan tindakan itu juga dilakukan Rusia. [ka]

XS
SM
MD
LG