Tautan-tautan Akses

Rusia Terus Alami Resesi


Orang-orang berjalan melewati iklan potongan harga di toko di St. Petersburg, Rusia, 7 November 2014. (Foto: dok.)

Orang-orang berjalan melewati iklan potongan harga di toko di St. Petersburg, Rusia, 7 November 2014. (Foto: dok.)

Resesi parah, harga-harga yang melonjak dan sistem perbankan yang rawan, meskipunruble, mata uang Rusia tampak stabil setelah jatuh minggu lalu, Rusia masih mengalami konsekuensi berat atas perputaran ekonomi itu.

Bagi sebagian besar warga Rusia, pekan ini diakhiri dengan kelegaan, setelah perdagangan mata uang pada tingkat yang baik, satu dolar 80 rubel dan 100 rubel untuk satu Euro, mata uang Rusia stabil pada sekitar 60 sampai 73 berulang kali.

Sanksi-sanksi Barat terhadap Rusia terkait Ukraina dan jatuhnya harga minyak, akhirnya memukul Rusia yang separuh penghasilannys dari sektor energi.

Setelah rubel jatuh hampir 10 persen hari Senin, Bank sentral turun tangan dan tengah malam tadi menaikkan suku bunga yang tinggi dari 6,5 persen menjadi 17 persen.

XS
SM
MD
LG