Tautan-tautan Akses

Pihak Berwajib Rusia Tahan 140 Tersangka Ekstremis


Polisi Rusia melakukan penjagaan saat para muslim melakukan shalat Jumat di luar masjid di Moskow (foto: dok). Rusia menahan 140 orang muslim yang dicurigai terkait ekstremisme.

Polisi Rusia melakukan penjagaan saat para muslim melakukan shalat Jumat di luar masjid di Moskow (foto: dok). Rusia menahan 140 orang muslim yang dicurigai terkait ekstremisme.

Pemerintah Rusia menahan 140 orang muslim yang dicurigai terkait ekstremisme di salah satu masjid di Moskow hari Sabtu (27/4).

Media pemerintah Rusia mengutip pernyataan Badan Intelijen Federal Rusia (FSB) menyebutkan mereka yang ditahan hari Jumat termasuk lebih dari 30 warga negara lain. Tetapi pernyataan itu tidak menyebut negara-negara apa saja.

Penahanan itu dilaporkan melibatkan orang yang diduga terlibat kelompok-kelompok ekstremis. Kantor berita Rusia Interfax mengatakan operasi itu untuk mengidentifikasi orang-orang yang dicari karena melakukan kejahatan teroris dan ekstrimis.

Laporan Interfax memuat pernyataan FSB yang menyatakan aparat penegak hukum percaya masjid di Moskow selatan di mana dilakukan penahanan sering didatangi orang-orang yang kemudian menjadi radikal, ikut kelompok-kelompok militan di Kaukasus Utara atau ikut dalam aksi teroris di Rusia.

Berbagai laporan media tidak menyebut dakwaan apa yang akan diajukan.

Penahanan itu dilakukan setelah dua kakak beradik etnis Chechnya diidentifikasi pihak berwenang Amerika sebagai tersangka pemboman maraton Boston pada 15 April. Presiden Rusia Vladimir Putin menggunakan tragedi bom Boston sebagai kesempatan untuk menyerukan kerjasama yang lebih besar dengan Amerika dalam memerangi terorisme.
XS
SM
MD
LG