Tautan-tautan Akses

Rusia: Strategi Baru Militer AS 'Konfrontasional'


Foto Pentagon diambil dari udara, 26 September 2003 (AP Photo/US Air Force, Andy Dunaway)

Foto Pentagon diambil dari udara, 26 September 2003 (AP Photo/US Air Force, Andy Dunaway)

Rusia mengatakan Kamis (2/6) bahwa strategi baru militer Amerika "konfrontasional" dan tidak akan membantu memperbaiki hubungan dengan Moskow, yang kembali tegang akibat krisis di Ukraina.

Strategi yang baru dirilis Pentagon menyebut Rusia sudah berulangkali menunjukkan dirinya tidak menghormati kedaulatan negara tetangganya dan bahwa Rusia bersedia untuk menggunakan kekuatan militer untuk mencapai tujuannya.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov menyampaikan kekecewaannya terhadap isi dokumen tersebut dan mengatakan dokumen itu menunjukkan "sikap konfrontatif, tanpa adanya obyektivitas terhadap negara kami (Rusia)."

"Tentu saja ini tidak akan membantu upaya untuk mengarahkan hubungan bilateral ke arah normalisasi," katanya kepada wartawan.

Hubungan antara Moskow dan Barat berada pada titik terendah sejak akhir Perang Dingin, terutama karena krisis di Ukraina.

Amerika Serikat dan Uni Eropa memberlakukan sanksi terhadap Rusia setelah aneksasi Krimea dari Ukraina tahun lalu dan menuduh Rusia memberikan bantuan berupa senjata dan tentara kepada separatis pro-Rusia di timur Ukraina.

"Tindakan militer Rusia telah merusak keamanan regional baik secara langsung maupun tidak langsung," demikian menurut Strategi Militer Nasional baru Amerika Serikat.

Moskow membantah mengirim pasukan dan persenjataan untuk kelompok separatis dalam konflik yang menewaskan lebih dari 6.400 orang. Moskow juga menuduh Barat merencanakan kudeta untuk menggulingkan presiden Ukraina yang didukung Moskow, bulan Februari 2014 lalu.

XS
SM
MD
LG