Tautan-tautan Akses

Rusia Setujui Usul AS Ikutkan Oposisi Suriah dalam Pemerintahan


Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: dok.)

Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: dok.)

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan ia setuju dengan satu usul Amerika untuk memasukkan para wakil oposisi dalam pemerintahan Suriah, tetapi menolak gagasan yang hendak mengharuskan Presiden Suriah Bashar al-Assad turun segera.

Dalam wawancara yang membahas berbagai hal yang direkam Fareed Zakaria dari CNN di Forum Ekonomi Internasional St Petersburg hari Jumat, Putin mengatakan jalan satu-satunya untuk memastikan demokrasi menguat di Suriah adalah dengan UUD baru dan pemilu baru pada semua tingkat pemerintahan, yang didasarkan pada UUD.

Ia menyebut dasar usul Amerika itu dapat diterima, tetapi mengatakan setiap penyelesaian “hendaknya didasari oleh kenyataan sekarang ini.”

Putin mengelak pertanyaan dari Zakaria mengenai klaim Assad ia akan merebut kembali setiap jengkal wilayah Suriah, tetapi mengatakan perundingan perlu diadakan dengan semua pihak yang terlibat, termasuk Amerika, yang ia sebut sebagai “mitra kami.”

Pemerintahan Presiden Amerika Barack Obama telah mengatakan mereka menghendaki Assad mengundurkan diri segera, tetapi Putin menyebutnya “sasaran yang tidak dapat dicapai,” dan mengatakan bukan begitu caranya menciptakan perubahan di Suriah.

Putin juga menanggapi pemilihan presiden di Amerika, dengan mengatakan ia bersedia bekerja-sama dengan calon manapun yang dipilih rakyat, tetapi menegaskan kembali pernyataannya sebelumnya bahwa ia berpikir calon dari partai Republik Donald Trump adalah orang yang “cerdas.”

Putin mengatakan ia menghargai janji Trump untuk memulihkan hubungan penuh antara Rusia dan Amerika dan ia menyambut baik perubahan.

Ketika ditanya tentang calon dari partai Demokrat Hillary Clinton, Putin menghindarkan lagi memberi komentar tertentu, dengan mengatakan ia belum memperoleh banyak peluang untuk bekerjasama langsung dengannya. [gp]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG