Tautan-tautan Akses

Rusia Serukan Solusi Regional bagi Isu Afghanistan


Presiden Rusia Dmitry Medvedev (kedua dari kiri), bersama para pemimpin Tajikistan, Afghanistan, dan Pakistan di ibukota Tajikistan, Dushanbe (2/9).

Presiden Rusia Dmitry Medvedev (kedua dari kiri), bersama para pemimpin Tajikistan, Afghanistan, dan Pakistan di ibukota Tajikistan, Dushanbe (2/9).

Presiden Rusia Dmitry Medvedev menyerukan hal ini setelah pertemuan dengan para pemimpin Asia Tengah di ibukota Tajikistan, Dushanbe.

Rusia mengimbau Afghanistan dan negara-negara Asia Tengah agar mengambil tanggung jawab lebih besar atas nasib wilayah yang bergolak itu.

Presiden Rusia Dmitry Medvedev berkata demikian hari Jumat setelah pertemuan dengan para pemimpin Afghanistan, Pakistan dan Tajikistan di ibukota Tajikistan, Dushanbe.

Medvedev juga mengumumkan Rusia dan Tajikistan akan menandatangani kesepakatan untuk memperpanjang penggunaan pangkalan militer di sana oleh Rusia selama 49 tahun lagi.

Tajikistan dan Pakistan, dua negara yang berbatasan dengan Afghanistan mengkhawatirkan gejolak regional setelah Amerika menarik pasukannya dari Afghanistan.

Kesepakatan Moskow dengan Tajikistan menjamin tersedianya pangkalan operasi bagi sekitar 6.000 tentara – penggelaran tentara terbesar di luar Rusia.

Rusia juga telah melakukan pembicaraan dengan Presiden Tajikistan Emomali Rakhmon tentang pengiriman pasukan kembali ke perbatasan Tajikistan-Afghanistan.

Para pejabat Rusia khawatir perbatasan yang rawan itu akan menjadi jalan bagi penyelundup heroin Afghanistan dan bagi Islamis radikal.

XS
SM
MD
LG