Tautan-tautan Akses

Rusia Perkenalkan Resolusi PBB soal Suriah


Resolusi usulan Rusia menuntut pemerintahan Bashar al-Assad menghentikan penindakan terhadap demonstran anti-pemerintah.

Resolusi usulan Rusia menuntut pemerintahan Bashar al-Assad menghentikan penindakan terhadap demonstran anti-pemerintah.

Resolusi itu menghendaki penghentian segera semua kekerasan, tetapi tidak mengutuk para pelakunya atau menghukum mereka.

Rusia telah memperkenalkan rancangan resolusi PBB yang dibuatnya mengenai Suriah, yang menuntut pemerintahan Bashar al-Assad agar menghentikan penindakan terhadap demonstran anti-pemerintah tetapi tidak menyebut sanksi yang diusahakan oleh negara-negara Amerika dan Eropa.

Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Jerman dan Portugal dua hari sebelumnya mengedarkan resolusi yang lebih kuat yang menghendaki pengenaan sanksi terhadap Assad, para anggota keluarganya yang berpengaruh dan rekan-rekan eratnya.

Resolusi yang diperkenalkan Rusia hari Jumat itu menghendaki penghentian segera semua kekerasan, tetapi tidak mengutuk para pelakunya atau menghukum mereka.

Sementara itu, tim kemanusiaan PBB mengatakan ada kebutuhan mendesak untuk melindungi kaum sipil Suriah terhadap penggunaan kekuatan militer yang berlebihan. Namun, tim itu mengatakan tidak ada krisis kemanusiaan di seluruh negara itu. Tim tersebut mengeluarkan temuannya hari Jumat, setelah menyelesaikan kunjungan 5-hari di Suriah. Juga hari Jumat, pasukan Suriah melepaskan tembakan terhadap demonstran yang berpawai di kota-kota besar dan kecil seluruh negara itu, menyerukan peletakan jabatan Assad.

Organisasi-organisasi ham dan aktivis mengatakan pasukan keamanan menembaki demonstran di daerah-daerah yang mencakup pinggiran Damaskus, Douma, provinsi Dara’a di selatan dan kota Deir Ezzor di timur. Mereka mengatakan paling sedikit 3 orang tewas.

Namun, Suriah mengatakan “orang-orang bersenjata yang bertutup kepala” melepaskan tembakan terhadap polisi penegak hukum di Deir Ezzor, mencederai 3 orang polisi. Kantor berita SANA mengatakan polisi penegak hukum membalas dengan menembak mati dua orang bersenjata itu. Kantor berita itu juga mengatakan orang-orang bersenjata menyerang gedung keamanan di Douma, melukai dua pengawal.

XS
SM
MD
LG