Tautan-tautan Akses

Rusia: Oposisi Suriah Mungkin Akan Menang Melawan Pemerintahan Assad


Suasana di wilayah Qatana, 25 kilometer sebelah barat daya Damaskus, Suriah, pasca ledakan bom mobil dekat sekolah (13/12). Rusia, sekutu terdekat Suriah untuk pertama kalinya mengakui bahwa Pemerintahan Presiden Bashar al-Assad semakin kehilangan kontrol dan pihak oposisi mungkin akan dapat memenangkan perjuangan mereka yang telah berlangsung hampir dua tahun belakangan ini (AP Photo/SANA).

Suasana di wilayah Qatana, 25 kilometer sebelah barat daya Damaskus, Suriah, pasca ledakan bom mobil dekat sekolah (13/12). Rusia, sekutu terdekat Suriah untuk pertama kalinya mengakui bahwa Pemerintahan Presiden Bashar al-Assad semakin kehilangan kontrol dan pihak oposisi mungkin akan dapat memenangkan perjuangan mereka yang telah berlangsung hampir dua tahun belakangan ini (AP Photo/SANA).

Seorang diplomat Rusia untuk pertama kalinya mengakui bahwa pemerintah Suriah kini berantakan karena tekanan internal dan eksternal akibat pergolakan yang berlangsung hampir dua tahun ini.

Seorang diplomat Rusia mengatakan pihak oposisi Suriah kemungkinan bisa memenangkan perjuangannya melawan Presiden Bashar al-Assad, yang merupakan pertama kalinya sekutu Suriah yang berpengaruh itu mengakui pemerintah Suriah kini berantakan karena tekanan internal dan eksternal akibat hampir dua tahun pergolakan.

Kepala NATO Anders Fogh Rasmussen hari Kamis (130/12) juga memprediksi akhir yang pesimistik bagi Assad, dengan mengatakan pemerintahannya hampir runtuh dan tinggal menunggu waktu untuk berakhir.

Di Moskow, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Mikhail Bogdanov mengatakan Assad semakin kehilangan genggaman atas wilayah negara itu, dan kemenangan pihak oposisi tidak bisa dikesampingkan. Dikutip oleh media Rusia, Bogdanov menuduh negara-negara Barat memutarbalikan sikap Rusia terhadap Suriah untuk membahas pengaruhnya di Timur Tengah.

Moskow dan Beijing telah berulangkali menghalangi upaya oleh Dewan Keamanan PBB untuk membahas krisis Suriah itu.
XS
SM
MD
LG