Tautan-tautan Akses

Rusia Larang LSM Amerika di Bawah UU Kontroversial


Presiden Rusia Vladimir Putin memberikan pidato nasional yang menegaskan penolakan Rusia atas "kuliah demokrasi" dan campur tangan masalah dalam negeri Rusia oleh negara atau pihak asing (foto: dok).

Presiden Rusia Vladimir Putin memberikan pidato nasional yang menegaskan penolakan Rusia atas "kuliah demokrasi" dan campur tangan masalah dalam negeri Rusia oleh negara atau pihak asing (foto: dok).

Jaksa penuntut Rusia menyebut sebuah LSM Amerika, National Endowment for Democracy atau NED, sebagai lembaga yang “tidak diinginkan” di Rusia.

Jaksa penuntut Rusia, Selasa (28/7), menunjuk National Endowment for Democracy atau NED, kelompok nirlaba yang berkantor di Washington yang didanai Kongres Amerika, sebagai lembaga yang “tidak diinginkan”, sehingga kelompok itu menjadi LSM asing pertama yang dilarang di Rusia di bawah undang-undang baru yang kontroversial.

Dalam pernyataan yang dimuat di situsnya, kantor Penuntut Umum menuduh NED menggunakan organisasi bisnis dan non-bisnis di Rusia yang berada di bawah pengawasannya, ikut dalam kegiatan-kegiatan untuk tidak mengakui hasil pemilu, untuk mempengaruhi keputusan pemerintah dan melecehkan keanggotaan warga dalam angkatan bersenjata Rusia.

NED dibentuk tahun 1983, memberi lebih dari seribu hibah tiap tahun untuk mendukung proyek-proyek LSM guna mendorong demokrasi di lebih dari 90 negara. NED telah mendanai sejumlah kelompok HAM Rusia dan masyarakat madani, termasuk kelompok Helsinki di Moskow, kelompok HAM tertua Rusia.

Menanggapi sebutan sebagai organisasi yang "tidak diinginkan” oleh pemerintah Rusia, NED mengatakan Selasa, undang-undang tentang organisasi yang tidak diinginkan adalah “serangkaian dari UU erbaru yang membatasi kebebasan warga Rusia."

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG