Tautan-tautan Akses

Rusia Bebaskan 6 Aktivis Greenpeace dari Penjara


Aktivis Greenpeace, dari kiri: Philip Ball, Sini Saarela dan Alexandra Harris memperlihatkan paspor mereka yang mengijinkan mereka untuk meninggalkan Rusia kepada jurnalis di St. Petersburg, Rusia, 26/12/2013.

Aktivis Greenpeace, dari kiri: Philip Ball, Sini Saarela dan Alexandra Harris memperlihatkan paspor mereka yang mengijinkan mereka untuk meninggalkan Rusia kepada jurnalis di St. Petersburg, Rusia, 26/12/2013.

Enam aktivis Greenpeace – lima warga Inggris dan seorang warga Kanada – telah meninggalkan Rusia hari Jumat (27/12) setelah diberi amnesti.

Enam aktivis Greenpeace – lima warga Inggris dan seorang warga Kanada – telah meninggalkan Rusia setelah diberi pengampunan atas tuduhan hooliganisme.

Keenam aktivis itu meninggalkan Rusia hari Jumat (27/12) setelah dipenjara selama lebih dari dua bulan, terkait demonstrasi tanggal 19 September lalu di sebuah anjungan pengeboran minyak di Laut Kutub Utara.

Warga Inggris Alex Harris mengatakan kepada para wartawan, “semua sudah berakhir, kami akhirnya bebas”. Ia mengatakan jutaan orang di seluruh dunia telah berupaya membebaskan para aktivis tersebut.

Orang pertama dari ke-30 orang yang ditangkap dalam demonstrasi tanggal 19 September itu telah dibebaskan hari Kamis. Warga Swedia Dima Litvinov mengatakan setelah pembebasannya bahwa ia tidak menyesal telah melakukan demonstrasi dan ditangkap.

Aktivis-aktivis lain yang masih ditahan, diperkirakan akan dibebaskan dari penjara di St. Petersburg itu dalam beberapa hari mendatang. Rusia telah membatalkan tuduhan-tuduhan terhadap ke-30 aktivis itu pekan ini setelah mendapat tekanan keras dari negara-negara Barat.
XS
SM
MD
LG