Tautan-tautan Akses

Rusia akan Tambah 40 Misil Balistik bagi Senjata Nuklirnya


Presiden Vladimir Putin (tengah) berpidato pada pembukaan pameran militer internasional Kementerian Pertahanan Rusia tahun 2015 di Kubinka, dekat Moskow hari Selasa (16/6).

Presiden Vladimir Putin (tengah) berpidato pada pembukaan pameran militer internasional Kementerian Pertahanan Rusia tahun 2015 di Kubinka, dekat Moskow hari Selasa (16/6).

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan lebih dari 40 misil balistik antar-benua akan ditambahkan pada persenjataan nuklir negara itu tahun ini.

Berbicara pada pembukaan pameran militer internasional Kementerian Pertahanan Rusia tahun 2015 di dekat Moskow hari Selasa (16/6), Presiden Vladimir Putin mengatakan misil baru ini “akan mampu mengalahkan sistem pertahanan anti-misil canggih dengan teknologi paling canggih sekali pun”.

Menurut Departemen Luar Negeri Amerika, Rusia saat ini telah menempatkan 515 misil balistik antar-benua, yang bisa diluncurkan dari kapal selam dan pesawat pembom, yang secara keseluruhan membawa 1.582 hulu ledak nuklir.

Pernyataan presiden Rusia itu disampaikan di tengah memuncaknya ketegangan antara Rusia dan negara-negara NATO terkait konflik di Ukraina Timur, dan setelah munculnya beberapa laporan media Barat bahwa Amerika berencana menempatkan secara permanen persenjataan berat dan tentara Amerika di Eropa Timur dan negara-negara Baltik.

Dimintai pendapat tentang pernyataan Putin itu, Sekjen NATO Jens Stoltenberg mengatakan kepada para wartawan di Brussels bahwa hal itu telah mengukuhkan “pola dan perilaku Rusia selama beberapa waktu ini”, termasuk peningkatan apa yang disebutnya sebagai “retorika tentang nuklir”.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG