Tautan-tautan Akses

Rusia Akan Hentikan Dukungan untuk Stasiun Antariksa


Wakil Perdana Menteri Rusia Dmitry Rogozin. (Foto: Dok)

Wakil Perdana Menteri Rusia Dmitry Rogozin. (Foto: Dok)

Menolak permohonan AS untuk memperpanjang penggunaan stasiun antariksa sampai 2024, Rusia menyebut AS mitra yang tidak dapat diandalkan, yang mempolitisasi apapun.

Pemerintah Rusia mengatakan pihaknya akan menarik dukungan untuk Stasiun Antariksa Internasional sebelum akhir dasawarsa ini, sebagai tanggapan atas sanksi Amerika yang dikenakan terhadap Moskow atas pencaplokan semenanjung Krimea di Ukraina.

Wakil Perdana Menteri Dmitry Rogozin mengumumkan tindakan itu Selasa (13/5), dengan mengatakan Kremlin juga akan melarang Amerika Serikat mengoperasikan tempat-tempat sistem navigasi satelit GPS di wilayah Rusia mulai Juni. Selain itu, Rogozin mengatakan Moskow akan melarang Washington menggunakan mesin roket buatan Rusia untuk meluncurkan satelit militer.

Sanksi-sanksi terbaru Rusia itu diberlakukan sementara Amerika Serikat akan melaksanakan rencana menolak izin ekspor barang teknologi tinggi yang dapat membantu militer Rusia.

Dalam menolak permohonan Amerika untuk memperpanjang penggunaan stasiun antariksa sampai 2024, Rogozin menyebut Washington mitra yang tidak dapat diandalkan, yang mempolitisasi apapun.

Pesawat antariksa Rusia Soyuz telah mengangkut semua astronot ke-dan-dari stasiun antariksa sejak 2011, ketika Amerika Serikat mengakhiri proyek angkutan pesawat ulang-alik.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG