Tautan-tautan Akses

Rumania Ingin Tanam Kedelai Hasil Rekayasa Genetik


Seorang petani menunjukkan biji-biji kedelai (ilustrasi). Uni Eropa belum menyetujui penanaman kedelai yang sudah diubah secara genetik karena masih perlu penelitian lebih lanjut soal dampaknya bagi manusia dan lingkungan.

Seorang petani menunjukkan biji-biji kedelai (ilustrasi). Uni Eropa belum menyetujui penanaman kedelai yang sudah diubah secara genetik karena masih perlu penelitian lebih lanjut soal dampaknya bagi manusia dan lingkungan.

Kedelai hasil rekayasa genetik dilarang oleh Uni Eropa, karena dampaknya terhadap lingkungan dan kesehatan manusia masih belum jelas.

Menteri Pertanian Rumania Valeriu Tabara mengatakan dia ingin menanam kedelai yang sudah direkayasa secara genetik, yang saat ini dilarang oleh Uni Eropa.

Tabara Rabu mengatakan bahwa Rumania saat ini mengimpor sekitar 500.000 ton kedelai yang sudah direkayasa secara genetik per tahun dari negara seperti Brazil dan Amerika Serikat.

Katanya tidak bisa diterima bahwa orang Rumania diijinkan makan apa yang dia sebut "racun," tapi tidak diijinkan menanamnya.

Menurut Tabara, Rumania adalah satu-satunya anggota Uni Eropa yang memiliki kemampuan untuk menanam kedelai yang sudah direkayasa secara genetik dalam skala industri.

Banyak anggota Uni Eropa telah melarang tanaman pangan yang sudah direkayasa secara genetik karena dampaknya terhadap lingkungan dan kesehatan manusia masih belum jelas.

XS
SM
MD
LG