Tautan-tautan Akses

Rumah Sakit Australia Tolak Kembalikan Bayi Pengungsi ke Tahanan


Para pengunjuk rasa menunjukkan dukungan bagi para pengungsi di Sydney, Australia, 11 Oktober 2015. (Foto: ilustrasi)

Para pengunjuk rasa menunjukkan dukungan bagi para pengungsi di Sydney, Australia, 11 Oktober 2015. (Foto: ilustrasi)

Sebuah rumah sakit Australia tidak mau mengembalikan seorang bayi pencari suaka ke pusat tahanan. Ratusan orang berjaga di luar rumah sakit itu di Brisbane untuk menunjukkan dukungan mereka pada para dokter, bayi Asha dan orang-tuanya.

Asha, yang berusia 12 bulan, lahir dengan orang-tua asal Nepal yang mencari suaka setelah mereka tiba di Australia. Asha secara tidak sengaja terkena tumpahan air-panas di kamp tahanan di pulau terpencil Pasifik, Nauru.

Para pencari suaka yang berusaha mencapai Australia dengan kapal dikirim ke kamp-kamp tahanan di Paua Nugini dan Nauru. Mereka dihambat bermukim di Australia, walaupun mereka didapati sebagai pengungsi.

Rumah sakit anak-anak Lady Cilento mengatakan dalam pernyataan Asha “hanya akan keluar dari rumah sakit setelah lingkungan rumah yang cocok ditemukan.”

Tindakan rumah sakit itu diambil sementara pemerintah negara-negara bagian, gereja-gereja dan para aktivis meningkatkan usaha mereka untuk menghentikan pengembalian kira-kira 267 orang pengungsi ke Nauru setelah keputusan Pengadilan Tinggi. [gp]

XS
SM
MD
LG