Tautan-tautan Akses

AS Desak Seluruh Rumah Sakit Kaji Ulang Ebola


Direktur Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika (CDC) Thomas Frieden (foto: dok).

Direktur Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika (CDC) Thomas Frieden (foto: dok).

Pihak berwenang di Amerika menyarankan kepada seluruh rumah sakit untuk mengevaluasi kembali cara-cara mereka merawat pasien Ebola.

Berbicara di Atlanta, Georgia, Direktur Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika (CDC) Thomas Frieden mendesak seluruh rumah sakit untuk memperhatikan dengan seksama pasien-pasien dalam 21 hari terakhir setelah bepergian ke tiga negara Afrika Barat yang paling parah terkena Ebola yaitu Liberia, Sierra Leone dan Guinea dan menunjukkan gejala demam atau gejala Ebola lainnya.

Frieden juga mengatakan pihak berwenang sedang menyelidiki bagaimana seorang perawat di RS Health Presbyterian Dallas Texas menjadi orang pertama yang tertular penyakit itu di Amerika.

Frieden menambahkan belum mengetahui “pelanggaran aturan” apa yang dilakukan sehingga memicu terjadinya penularan atas perawat yang sebelumnya merawat Thomas Eric Duncan – warga Liberia yang menjadi orang pertama yang meninggal akibat Ebola di Amerika.

Beberapa anggota keluarga mengatakan perawat itu adalah Nina Pham – yang berusia 26 tahun.

Di Gedung Putih, Presiden Amerika Barack Obama hari Senin menyelenggarakan pertemuan dengan anggota kabinetnya untuk memperbaiki kesiapan sistem kesehatan Amerika. Ia menyerukan diambilnya langkah segera untuk memastikan supaya sistem kesehatan Amerika siap mengikuti aturan yang semestinya untuk merawat pasien Ebola.

Presiden Obama telah bicara dengan Menteri Urusan Kesehatan dan Layanan Umum Sylvia Burwell hari minggu tentang kasus penularan pertama di Amerika itu.

XS
SM
MD
LG