Tautan-tautan Akses

Roma Miliki Walikota Perempuan Pertama


Kandidat Gerakan 5-Bintang (M5S) yang anti kemapanan, Virginia Raggi, memasukkan kertas suara dalam pemilihan walikota di Roma, Italia (19/6). (AP/Fabio Frustaci)

Kandidat Gerakan 5-Bintang (M5S) yang anti kemapanan, Virginia Raggi, memasukkan kertas suara dalam pemilihan walikota di Roma, Italia (19/6). (AP/Fabio Frustaci)

Virginia Raggi berkampanye untuk mengakhiri korupsi di ibukota Italia dan memperbaiki pelayanan umum yang semakin memburuk di Roma.

Calon yang menentang sistem politik tradisional telah terpilih sebagai walikota perempuan pertama di Roma setelah pemilu putaran kedua pada hari Minggu (19/6) di Italia.

Virginia Raggi, pengacara berusia 37 tahun, unggul dengan margin 2-1 atas calon yang diusulkan oleh Perdana Menteri Matteo Renzi, Roberto Giachetti, yang mengakui kekalahan kurang dari satu jam setelah tempat-tempat pemungutan suara ditutup.

Raggi mewakili Gerakan Bintang Lima (M5S) yang populer yang didirikan hanya tujuh tahun yang lalu oleh komedian Beppe Grillo. Ia berkampanye untuk mengakhiri korupsi di ibukota Italia dan memperbaiki pelayanan umum yang semakin memburuk di Roma.

"Saya akan bekerja untuk menegakkan hukum dan transparansi" dalam pemerintahan Roma, kata Virginia Raggi kepada para pendukungnya Senin dini hari.

"Warga Roma menang," ujarnya sebelum menyampaikan tekad bahwa "dengan bersama-sama, era baru akan dimulai."

M5S telah menjadi partai oposisi utama melawan koalisi yang berkuasa dari PM Renzi dan Partai Demokrat aliran kiri tengah.

Roma adalah salah satu dari 100 lebih kota di seluruh Italia yang menyelenggarakan pemilihan daerah putaran kedua pada hari Minggu, yang mewakili lebih dari seperempat penduduk negara tersebut. [zb]

XS
SM
MD
LG