Tautan-tautan Akses

Ribuan Warga Jakarta Rayakan Malam Tahun Baru Bersama Jokowi


Salah seorang pengunjung Jakarta Night Festival mengenakan topeng Gubernur Joko Widodo (31/12) pada perayaan malam tahun baru di Bundaran HI. (VOA/Andylala Waluyo)

Salah seorang pengunjung Jakarta Night Festival mengenakan topeng Gubernur Joko Widodo (31/12) pada perayaan malam tahun baru di Bundaran HI. (VOA/Andylala Waluyo)

Ribuan orang memadati kawasan Bundaran Hotel Indonesia dalam Jakarta Night Festival untuk menyambut malam pergantian tahun.

Ribuan orang memadati kawasan Bundaran Hotel Indonesia Jakarta dalam Jakarta Night Festival, Selasa malam (31/12), sebuah ajang hiburan pemerintah provinsi DKI Jakarta menyambut malam pergantian tahun. Sepanjang jalan Jenderal Sudirman sampai kawasan Bundaran HI, Jalan MH Thamrin hingga jalan Medan Merdeka Barat, pemerintah Jakarta menyuguhkan panggung hiburan dan jajanan bagi warga Jakarta.

Menjelang menit-menit bergantinya tahun, Gubernur Jakarta Joko Widodo, yang akrab disapa Jokowi, memberikan sambutan di panggung utama di Bundaran HI, di tengah gemuruhnya suara terompet dan kembang api. Jokowi berpesan kepada warga Jakarta agar selalu menjaga kebersihan kota dengan tidak membuang sampah sembarangan, khususnya di saluran-saluran air.

“Saya ingin mengajak seluruh warga Jakarta untuk bersama-sama ikut memelihara dan merawat kota ini. Taman kita rawat bersama. Taman kita pelihara bersama. Dan bersama kita membuat kota ini bersih. Jangan sampai ada lagi yang membuang sampah di sungai. Jangan sampai ada yang membuang sampah di got,” ujarnya.

Jokowi juga meminta warga untuk menjaga kerukunan dan saling tolong menolong.

Usai memberikan pesan singkat, Jokowi kemudian berduet bersama pedangdut legendaris Indonesia Rhoma Irama, menyanyikan lagu ‘Darah Muda’. Setelah itu, kemudian kembang api pergantian tahun pun dinyalakan bersama sebagai tanda pergantian tahun 2013 ke 2014.

Langit Bundaran HI dipenuhi kembang api sebagai tanda bergantinya tahun 2013 menjadi 2014. (VOA/Andylala Waluyo)

Langit Bundaran HI dipenuhi kembang api sebagai tanda bergantinya tahun 2013 menjadi 2014. (VOA/Andylala Waluyo)

Festival ini memberikan lokasi secara cuma-cuma kepada pedagang kaki lima untuk berjualan. Berbagai tenda makanan dan minuman berbagai jenis macam berjejer di sepanjang jalan kawasan yang ditutup untuk kendaraan bermotor tersebut.

“Ini kita produksi sendiri dari Semarang. Saya bisa berjualan ini di kasih gratis sama pak Jokowi. Acara ini baik ya, semoga ke depannya lebih baik lagi, termasuk kondisi kota Jakarta,” ujar Marlina, seorang pedagang tahu.

Seorang warga bernama Fahrul berharap Indonesia, khususnya Jakarta, mengalami perbaikan, terutama dalam masalah kemacetan lalu lintas.

“Banyak hal seperti transportasi dan masalah banjir. Tapi yang utama adalah masalah kemacetan ya. Karena dari tahun ke tahun itu hampir belum bisa teratasi. Walaupun banyak cara dikelola oleh Pemprov DKI semasa Jokowi ya. Yang utama saat ini adalah pengurangan kuota mobil pribadi sebagai salah satu penyebab kemacetan,” ujarnya.

Meski ia mengagumi Jokowi, Fahrul mengatakan ia tidak setuju jika Gubernur maju sebagai calon presiden. Jokowi, tambahnya, harus menyelesaikan masa jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta sebagaimana amanat rakyat Jakarta.

Sebanyak 6.500 personel gabungan militer dan polisi bertugas mengamankan acara pergantian tahun tersebut. Pengamanan itu disebar di 12 titik panggung hiburan dan kawasan Istana Merdeka. Selain penempatan pasukan dalam jumlah besar, aparat keamanan juga dilengkapi dengan 10 kendaraan taktis tempur dan water canon atau mobil meriam air.
XS
SM
MD
LG