Tautan-tautan Akses

Ribuan Unjuk Rasa di Paris Tolak Perkawinan Sesama Jenis


Ribuan orang unjukrasa di Paris menyerukan pencabutan UU perkawinan sejenis hari Minggu (16/10).

Ribuan orang unjukrasa di Paris menyerukan pencabutan UU perkawinan sejenis hari Minggu (16/10).

Ribuan orang berunjuk rasa di Paris menyerukan pencabutan undang-undang yang memperbolehkan perkawinan sesama jenis, enam bulan menjelang pemilu presiden berikutnya.

Pengunjuk rasa juga memprotes penggunaan teknik bantuan reproduksi dan “surrogate mother” atau ibu tumpang, perempuan yang menyewakan rahimnya untuk digunakan sebagai tempat pertumbuhan janin, baik dari sel telurnya sendiri maupun sel telur yang sudah dibuahi dan ditanamkan di dalam rahimnya. Kedua teknik ini digunakan untuk membantu pasangan sesama jenis memiliki anak.

Teknik bantuan reproduksi diperbolehkan di Perancis hanya bagi pasangan heteroseksual yang mandul, sementara praktek “ibu tumpeng” dilarang.

Kelompok yang mengorganisir unjuk rasa itu mempromosikan model keluarga tradisional yang terdiri dari ‘’satu ayah dan satu ibu’’. Isu ini diharapkan akan mempengaruhi debat menjelang pemilu presiden tahun depan.

Tidak ada satu kandidat pun dalam pemilu yang menghadiri unjuk rasa tersebut.

Undang-undang tahun 2013 yang mengijinkan perkawinan sesama jenis telah menimbulkan perpecahan tajam dalam masyarakat Perancis, yang memicu demonstrasi besar yang melarang perkawinan semacam itu. [em/ii]

XS
SM
MD
LG