Tautan-tautan Akses

Ribuan Orang Unjuk Rasa di Tokyo Menentang PLTN


Para demonstran anti PLTN mengenakan masker melakukan unjuk rasa di depan kantor pusat perusahaan listrik Jepang, TEPCO, di Tokyo Minggu (29/7). Demonstran menentang doperasikannya kembali dua PLTN di Jepang.

Para demonstran anti PLTN mengenakan masker melakukan unjuk rasa di depan kantor pusat perusahaan listrik Jepang, TEPCO, di Tokyo Minggu (29/7). Demonstran menentang doperasikannya kembali dua PLTN di Jepang.

Ribuan orang warga Tokyo telah berbaris di depan parlemen Jepang dan kantor pusat perusahaan listrik TEPCO (29/7), untuk menuntut larangan bagi pembangkit listrik tenaga nuklir.

Para demonstran mengelilingi gedung 'Diet' (parlemen Jepang) Minggu malam dengan membawa lilin dalam aksi damai untuk menuntut pemerintah Perdana Menteri Yoshihiko Noda agar meninggalkan tenaga nuklir.

Dua reaktor kembali diaktifkan awal bulan ini, meskipun ada kekhawatiran keamanan menyusul beberapa kebocoran di PLTN Fukushima Dai-ichi tahun lalu. Seluruh reaktor yang berjumlah 50 di Jepang dipadamkan pada bulan Mei untuk pemeriksaan rutin.

Demonstrasi mingguan di luar kediaman PM Noda telah menarik puluhan ribu orang yang menentang energi nuklir.

Pertengahan bulan lalu, Perdana Menteri Jepang telah menyetujui pengoperasian kembali PLTN pada dua reaktor, penghidupan kembali yang pertama sejak semua PLTN di tutup akibat krisis Fukushima tahun lalu.

Perdana Menteri Yoshihiko Noda mengumumkan keputusan untuk meneruskan operasi di PLTN Ohi di Jepang barat pada pertemuan dengan menteri-menteri utama 16 Juni lalu.

Keputusan untuk menghidupkan kembali reaktor-reaktor itu dibuat untuk mengatasi kekurangan listrik pada musim panas. Saat ini seluruh PLTN Jepang tidak dioperasikan.
XS
SM
MD
LG