Tautan-tautan Akses

AS

Ribuan Orang Rayakan 20 Tahun 'Pawai Sejuta Pria' di Washington


Suasana Pawai Sejuta Pria (Million Man March) di Washington DC, 16 October 1995 (kiri) dan 15 Oktober 2005 (kanan) (Foto: AP Photo/Steve Helberr, Susan Walsh).

Suasana Pawai Sejuta Pria (Million Man March) di Washington DC, 16 October 1995 (kiri) dan 15 Oktober 2005 (kanan) (Foto: AP Photo/Steve Helberr, Susan Walsh).

Tahun 1995, ulama Nation of Islam Louis Farrakhan menyerukan kepada pria Amerika keturunan Afrika agar datang ke Washington dan berjanji untuk menjadi suami, ayah dan pemimpin yang lebih baik dalam masyarakat mereka.

Ribuan orang diperkirakan akan datang ke kota Washington DC akhir pekan ini untuk memperingati 20 tahun “Pawai Sejuta Pria.”

Tahun 1995, ulama Nation of Islam Louis Farrakhan menyerukan kepada pria Amerika keturunan Afrika agar datang ke Washington dan berjanji untuk menjadi suami, ayah dan pemimpin yang lebih baik dalam masyarakat mereka.

Ini merupakan demonstrasi terbesar ke-4 dalam sejarah Washington, dan pertemuan mayoritas kulit hitam yang paling besar.

Pria dan wanita dari semua ras diundang tahun ini ke perayaan ulang tahun ke-20 itu hari Sabtu (10/10), yang bertemakan “Keadilan kalau tidak kami akan bertindak.” Sasarannya, menurut panitia, adalah untuk menggabungkan seruan akan keadilan atas penembakan fatal pria kulit hitam dengan ulang tahun pertemuan yang semula.

Perhatian telah dipusatkan pada hubungan pria kulit hitam dengan polisi dan penegak hukum sejak penembakan fatal dua remaja kulit hitam, Trayvon Martin oleh seorang relawan jaga-malam tahun 2012 di Florida dan Michael Brown dalam konfrontasi dengan polisi tahun 2014 di Ferguson, Missouri. Sejak itu, kematian pria kulit hitam lain yang tidak bersenjata oleh polisi telah mengilhami protes dengan tema “Nyawa Kulit Hitam Berharga” di seluruh Amerika.

Farrakhan akan menyampaikan pidato utama pukul 1:00 siang. [gp]

XS
SM
MD
LG