Tautan-tautan Akses

Ribuan Demonstran Kaus Kuning di Malaysia Tuntut Pengunduran Diri PM


Para pengunjuk rasa membanjiri jalanan di pusat kota Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu, 19 November 2016 (Foto: dok).

Para pengunjuk rasa membanjiri jalanan di pusat kota Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu, 19 November 2016 (Foto: dok).

Pemimpin Bersih, yang menyelenggarakan aksi Sabtu (19/11) itu, ditangkap Jumat (18/11) bersama sejumlah pendukungnya, termasuk para pemimpin oposisi dan aktivis pelajar.

Ribuan demonstran anti-pemerintah berpawai di ibukota Malaysia, Sabtu, menuntut pengunduran diri PM Najib Razak terkait dugaan keterlibatannya dalam skandal penyimpangan anggaran miliaran dolar.

Najib menghadapi kecaman dan protes setelah tuduhan korupsi terhadap dirinya mengemuka. Ia membantah melakukan kesalahan.

Para demonstran kaus kuning, dari kelompok pro-demokrasi "Bersih", berpawai dan berteriak-teriak di jalanan Kuala Lumpur sambil mengusung spanduk-spanduk bertuliskan di antaranya “Demokrasi Malaysia dalam Kenangan” dan “Hentikan Kleptokrasi”. Banyak di antara demonstran menabuh drum dan meniup terompet.

Polisi anti huru-hara disebar di banyak tempat dan meriam-meriam air tampak disiagakan. Jalan-jalan utama menuju Lapangan Merdeka di kota itu ditutup, menghalangi para demonstran yang tadinya berencana berkumpul di sana.

Pemimpin Bersih, yang menyelenggarakan aksi Sabtu itu, ditangkap Jumat bersama sejumlah pendukungnya, termasuk para pemimpin oposisi dan aktivis pelajar.

Aksi demonstrasi itu kemungkinan tidak akan menyebabkan pengunduran diri Najib. Ia sejauh ini berusaha meredakan krisis melalui konsolidasi kekuasaan dengan cara menumpas para pembangkang dan membungkam kelompok-kelompok media dan para aktivis. [ab]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG