Tautan-tautan Akses

Rencana Vietnam Beli Kereta Api China Dapat Kecaman


Warga Vietnam melakukan protes anti-China di luar Kedutaan China di Hanoi (foto: dok). Sentimen anti-China kian meluas terkait sengketa di Laut China Selatan.

Warga Vietnam melakukan protes anti-China di luar Kedutaan China di Hanoi (foto: dok). Sentimen anti-China kian meluas terkait sengketa di Laut China Selatan.

Rencana Vietnam membeli 13 kereta api dari China dikecam keras di tengah meluasnya sentimen anti-China di negara itu.

Pemerintah Vietnam akan membeli kereta api dari China bernilai lebih dari 60 juta dolar, sebagai bagian dari proyek pembangunan jalan kereta api layang yang pertama di Hanoi.

Nguyen Quang A, mantan direktur Institut Kajian Pembangunan, mengatakan penolakan itu bisa dipahami karena kekhawatiran tentang mutu produk China.

Minggu lalu, Menteri Perhubungan Vietnam, Dinh La Thang mengatakan pemerintah tidak bisa mengubah kebijakan itu. Katanya, kesepakatan utang untuk proyek itu mewajibkan Vietnam menggunakan kontraktor dari China dan membeli semua barangnya dari China.

Pihak oposisi menuduh China berusaha memperkuat pengaruh dan tekanannya atas Vietnam lewat bantuan keuangan.

Proyek pembangunan jalur kereta api layang itu telah tertunda beberapa kali dan merugikan Vietnam kira-kira 300 juta dollar. Proyek itu juga telah mengakibatkan satu pekerja tewas dan beberapa lainnya cedera.

Sentimen anti-China kian meluas terkait sengketa klaim teritorial di Laut China Selatan, yang sempat menyulut kerusuhan di Vietnam tahun lalu.

China belum berkomentar secara terbuka mengenai kecaman atas proyek tersebut.

XS
SM
MD
LG