Tautan-tautan Akses

Rencana Perlucutan Senjata Kimia Suriah Disetujui


Juru bicara OPCW Michael Luhan memberikan keterangan kepada media di Den Haag, Belanda (27/9).

Juru bicara OPCW Michael Luhan memberikan keterangan kepada media di Den Haag, Belanda (27/9).

Organisasi internasional pengawas senjata kimia (OPCW) hari Jumat (27/9) telah menyetujui rencana perlucutan senjata Suriah.

Keputusan Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW), Jumat (27/9) malam itu membuka jalan bagi Dewan Keamanan PBB untuk menyetujui resolusi yang memungkinkan rencana itu mengikat secara hukum.

Dewan Keamanan PBB diperkirakan akan melakukan pemungutan suara mengenai resolusi itu Jumat malam.

Menteri Luar Negeri Suriah Walid Muallem kepada VOA mengatakan Suriah akan mendukung resolusi itu "asalkan sesuai komitmen ketika kami menyetujui kesepakatan itu." Dikatakan, pemerintah Suriah "berkomitmen serius untuk memenuhi kewajiban."

Amerika dan Rusia hari Kamis sepakat mengenai kata-kata dalam resolusi Dewan Keamanan itu, setelah berbicara berminggu-minggu tentang cara memastikan Presiden Suriah Bashar al-Assad mematuhi rencana perlucutan senjata itu.

Rancangan resolusi itu memberi akses kepada inspektur senjata PBB ke lokasi-lokasi senjata kimia Suriah tetapi tidak mengancam kekuatan militer. Rusia, sekutu pemerintahan Assad, menentang dimasukkannya aksi militer atau sanksi-sanksi bila Suriah tidak mematuhi resolusi tersebut.
XS
SM
MD
LG