Tautan-tautan Akses

AS

Rencana Penutupan Guantanamo Hadapi Kendala


Para aktivis dengan mengenakan pakaian tahanan, menuntut penutupan pusat tahanan AS di Guantanamo, Kuba, dalam aksi protes di depan Gedung Putih (17/5).

Para aktivis dengan mengenakan pakaian tahanan, menuntut penutupan pusat tahanan AS di Guantanamo, Kuba, dalam aksi protes di depan Gedung Putih (17/5).

Mayoritas anggota Kongres AS menolak pemindahan tersangka pelaku teror yang ditahan di Guantanamo ke negara-negara lain atau ke Amerika untuk diadili.

Presiden Barack Obama telah memperbarui usahanya untuk menutup pusat tahanan militer Amerika di Teluk Guantanamo.

Namun, tentangan dalam negeri dan kerumitan mengenai apa yang harus dilakukan terhadap tahanan di sana, menimbulkan kendala signifikan untuk menutup fasilitas di pesisir Kuba tersebut.

Amerika telah menahan tersangka pelaku teror di penjara itu sejak tahun 2002. Tetapi dalam pidato mengenai keamanan nasional hari Kamis, Presiden Obama menyatakan, operasi pusat penahanan itu - kini dengan 166 tahanan - merusak reputasi Amerika di seluruh dunia.

Meski demikian, berbagai survei baru-baru ini di Amerika menunjukkan, banyak pemilih mendukung keberadaan Guantanamo.

Dalam beberapa tahun ini, beberapa komunitas Amerika menentang pemindahan tahanan Guantanamo ke penjara-penjara di Amerika.

Anggota Kongres Amerika punya pendapat beragam tentang apa yang harus dilakukan terhadap fasilitas itu, dan menolak pemindahan tersangka pelaku teror itu ke negara-negara lain atau ke Amerika untuk diadili.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG