Tautan-tautan Akses

AS

Remaja di Amerika yang Tewas di Tangan Polisi Disebut Tersangka Perampokan


Polisi anti huru-hara membubarkan demonstran di Ferguson, Missouri (13/8).

Polisi anti huru-hara membubarkan demonstran di Ferguson, Missouri (13/8).

Kepolisian di Missouri mengatakan remaja kulit hitam yang tidak bersenjata dan ditembak hingga tewas oleh seorang petugas polisi adalah seorang tersangka perampokan. Penembakan ini telah memicu protes selama beberapa hari.

Kepala polisi Ferguson, negara bagian Missouri, Thomas Jackson, Jumat merilis laporan polisi termasuk video yang menurut mereka memperlihatkan korban berusia 18 tahun itu, Michael Brown, sedang terlibat dalam konfrontasi dengan penjaga toko pada 9 Agustus. Laporan itu mengatakan, Brown mengambil sekotak cerutu. Dia kemudian ditembak oleh petugas yang menanggapi sebuah telepon medis darurat.

Dalam konferensi pers Jumat, Jackson mengatakan petugas tadinya berusaha menghentikan Brown karena remaja itu memblokir lalu lintas ketika berada di jalan.

Kepala polisi mengidentifikasi petugas yang menembak dan menewaskan Brown itu sebagai Darren Wilson, yang telah berdinas di kepolisian selama enam tahun tanpa catatan kinerja yang cacad. Departemen polisi menempatkan Wilson pada status cuti administratif setelah penembakan itu. Jackson menggambarkan Wilson sebagai seorang yang “lembut dan pendiam” yang tidak pernah menginginkan hal ini terjadi.”

Insiden ini telah memicu kekerasan di Ferguson dan ribuan orang turun ke jalan di seluruh Amerika.

Acara solidaritas diselenggarakan di hampir 100 kota Kamis dan pemrotes melakukan pengheningan cipta untuk remaja itu dan korban lainnya yang tewas di tangan polisi.

Polisi dan pemrotes telah bentrok hampir setiap malam sejak penembakan itu terjadi di Feguson, sebuah kota di luar St Louis.

XS
SM
MD
LG