Tautan-tautan Akses

Relawan PMI Berhasil Jangkau 20 Dusun Terpencil di Mentawai

  • Budi Nahaba

Helikopter PMI berisi bantuan mendarap di Silabu, Mentawai (foto dok. 1 November 2010).

Helikopter PMI berisi bantuan mendarap di Silabu, Mentawai (foto dok. 1 November 2010).

Dengan dukungan teknologi komunikasi dari Palang Merah Prancis, para Sukarelawan PMI akhirnya berhasil menembus puluhan desa yang terisolasi akibat tsunami.

Sejak Senin kemarin, para sukarelawan dari Palang Merah Indonesia (PMI) melaporkan Kondisi Mentawai masih minim akses sinyal telepon seluler dan belum stabil seperti sedia kala.

Namun, menurut Koodinator Posko PMI Sumatera Barat, Zulhendri, para relawan PMI memanfaatkan sistem teknologi radio komunikasi khusus, dengan bantuan Palang Merah Prancis, pihak PMI telah melampaui target operasinya dengan menjangkau 20 dusun terpencil di pesisir selatan Kepulauan Mentawai.

“Kita menamakan teknologi “KOMODO” sistem seluler yang dihubungan dengan piranti radio komunikasi dan satelit ini dukungan Palang Merah Prancis,” jelas Zulhendri.

PMI sendiri mengoperasikan empat unit helikopter mereka, ke semua wilayah terpencil untuk mendistribusikan bantuan obat-obatan untuk para korban tsunami Mentawai. Setiap hari kegiatan dimulai sejak pagi (Subuh).

Menurut Zulhendri, kinerja sukarelawan PMI sampai sekarang telah melampaui target yang direncanakan dan berhasil menembus sebagian dusun terisolasi dari 20 dusun di area pesisir selatan Kepulauan Mentawai.

Sampai Selasa sore evakuasi jenazah korban tsunami dan pencarian korban hilang masih berlangsung. Relawan disiagakan secara bergantian di Posko PMI Sumbar.

“Di Padang disiagakan seratus sukarelawan PMI yang suatu waktu siap berangkat, para relawan di Si Kakap sudah banyak, mereka professional,” kata Zulhendri.

Korban tsunami di Mentawai.

Korban tsunami di Mentawai.

Zulhelmi menambahkan jumlah korban tsunami Mentawai yang dihimpun petugas PMI (Selasa sore) adalah sebagai berikut: korban meninggal 431 orang, korban hilang 88 orang, luka berat 271 orang, luka ringan 142 orang, mengungsi 14.983 orang, rumah rusak berat 517, rusak ringan 204.

Senin kemarin dalam kunjungan kerjanya ke Mentawai, Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, mengatakan proses pembangunan tempat tinggal sementara bagi pengungsi korban tsunami Mentawai memakan waktu dua bulan.

Mengenai lokasi-lokasi pembangunan hunian sementara ini, menurut JK diserahkan ke Pemerintah Daerah, dengan jarak tidak terlalu jauh atau berada 500 meter dari pantai dengan ketinggian sekitar 20 meter lebih dari permukaan laut.

“Koordinasi dengan Pemda, dengan Gubernur Sumatera Barat, kita kirim 5.000 lembar seng, dan peralatan-peralatan lainnya. Selain itu, PMI juga akan memberikan bantuan uang senilai lima juta rupiah per keluarga untuk 516 Kepala Keluarga Korban tsunami Mentawai,” ungkap Zulhendri.

Bergabung dengan tim kesehatan di posko induk tsunami Mentawai, telah tiba pula beberapa personil Medical Action Team (MAT) dari RS. PMI Bogor. Mereka terlibat penuh dalam operasi tanggap darurat bencana tsunami di Mentawai.

Pekan lalu, Duta Besar Amerika untuk ASEAN, Scot Marciel mengumumkan bahwa pemerintah Amerika, lewat Office of Foreign Disaster Assistance (OFDA) atau Kantor Bantuan Bencana Luar Negeri akan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana letusan Gunung Merapi di Yogyakarta dan sekitarnya dan tsunami di Kepulauan Mentawai. Duta besar Marciel mengumumkan hal ini dalam pidatonya pada tanggal 29 Oktober di depan para mahasiswa Universitas Indonesia . Bantuan ini akan digunakan untuk menolong lebih dari 40.000 warga terlantar yang menjadi korban bencana di sekitar Gunung Merapi dan tsunami di Kepulauan Mentawai.

Pemerintah Amerika akan berkerjasama dengan Pemerintah Indonesia, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan LSM-LSM lokal untuk membagikan bantuan tersebut. Dana ini akan segera digunakan untuk pembelian, pendistribusian serta penyediaan bahan-bahan bantuan kemanusiaan seperti selimut, barang-barang non-makanan, masker, air bersih serta peralatan sanitasi dan kesehatan. Dana ini juga akan digunakan untuk menolong para pengungsi agar dapat kembali ke rumah mereka masing-masing dan kembali menjalankan kegiatan mereka secara normal.

Pada 25 Oktober, gempa bumi berkekuatan 7,7 skala richter mengguncang pesisir Sumatra Barat, menyebabkan tsunami dan menghancurkan desa-desa serta menyebabkan ribuan orang di Kepulauan Mentawai terlantar.

XS
SM
MD
LG