Tautan-tautan Akses

Rekor Keong Terkecil Dunia Pecah


Keong jenis "Acmella nana" di atas kertas. (Prof. Dr. Menno Schilthuizen, Naturalis Biodiversity Center)

Keong jenis "Acmella nana" di atas kertas. (Prof. Dr. Menno Schilthuizen, Naturalis Biodiversity Center)

Rekor keong terkecil di dunia sebelumnya hanya dipegang selama satu bulan, setelah ditemukannya keong terkecil baru di kawasan Pulau Kalimantan bagian dari wilayah Malaysia.

Lomba perebutan gelar keong terkecil dunia semakin menarik.

Seperti yang tertulis di jurnal ZooKeys, para ilmuwan Belanda dan Malaysia mengatakan keong baru, Acmella nana, kini adalah keong terkecil di dunia.

Para peneliti mengatakan bahwa siput baru tersebut, yang ditemukan di kawasan Pulau Kalimantan bagian dari wilayah Malaysia, memiliki cangkang yang ukuran lebarnya hanya sekitar 0,5 - 0,6 milimeter dan tingginya sekitar 0,6 - 0,79 milimeter.

Hal itu berarti Acmella nana memecahkan rekor sebelumnya, yang dipegang oleh keong Angustopila dominikae dari China, yang memiliki lebar 0,80 mm dan setinggi 0,89 mm.

Keong baru itu adalah salah satu dari 48 spesies baru yang disebutkan pada laporan di jurnal tersebut.

Karena keong bergerak sangat lambat, mereka bisa "terjebak" di daerah yang terpencil dalam jangka waktu yang cukup panjang untuk memungkinkan mereka "berevolusi dan beradaptasi" terhadap keadaan sekitarnya, kata para peneliti tersebut.

Contohnya, beberapa keong yang digambarkan hidup di puncak gunung yang terpencil atau hidup pada "tumbuhan langka,” menurut para peneliti, dan mereka menambahkan bahwa tujuh spesies baru tersebut hanya ditemukan di puncak sebuah gunung, yaitu Gunung Kinabalu yang tingginya 4.095 meter. Satu spesies lagi hanya hidup di sebuah gua yang terpencil, jelas mereka. [dw]

XS
SM
MD
LG