Tautan-tautan Akses

Reaksi Berbagai Negara Terkait Aneksasi Rusia atas Krimea


Sekjen NATO, Anders Fogh Rasmussen saat berpidato dalam konferensi di markas besar NATO di Brussels, 2 Maret 2014 (Foto: dok).

Sekjen NATO, Anders Fogh Rasmussen saat berpidato dalam konferensi di markas besar NATO di Brussels, 2 Maret 2014 (Foto: dok).

Sekjen NATO, Anders Fogh Rasmussen, mengatakan Rusia sedang menempuh jalan yang berbahaya dengan mencaplok Krimea dari Ukraina.

Fogh Rasmussen mengatakan hari Selasa (18/3) Rusia tidak memperdulikan semua seruan untuk mematuhi hukum internasional. Ia mengatakan tidak ada sekutu NATO yang akan mengakui apa yang disebutnya tindakan ilegal Rusia itu.

Gedung Putih mengatakan Presiden Barack Obama berbicara melalui telepon dengan Kanselir Jerman Angela Merkel dan sependapat mengenai perlunya untuk segera mengirim pemantau internasional ke Ukraina selatan dan timur.

Juga hari Selasa, Wakil Presiden Amerika Joe Biden yang sedang berada di Polandia menyebut aneksasi Rusia itu “perampasan wilayah.” Ia mengatakan logika Rusia dalam mengambil-alih Krimea “bercacat.”

Perdana Menteri Polandia Donald Tusk mengatakan aneksasi itu menjadi masalah keamanan bagi seluruh kawasan. Selagi di Eropa Timur, Biden juga akan bertemu dengan para pemimpin dari Estonia, Latvia dan Lithuania.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan kepada Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry melalui telepon hari Selasa (18/3) bahwa sanksi Amerika terhadap para pejabat Rusia tidak dapat diterima dan akan menimbulkan konsekuensi.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG