Tautan-tautan Akses

600 Warga Myanmar Tuntut Pembebasan Aktivis Mahasiswa


Warga desa di Myanmar memrotes perusahaan tambang milik China di sana (foto: dok).

Warga desa di Myanmar memrotes perusahaan tambang milik China di sana (foto: dok).

Aktivis mahasiswa Myanmar tersebut diduga terlibat penculikan singkat terhadap dua pekerja di tambang tembaga milik China yang beroperasi di Myanmar utara.

Ratusan penduduk desa di Myanmar utara melakukan protes untuk menuntut pembebasan aktivis mahasiswa yang terlibat penculikan singkat dua pekerja di tambang tembaga milik China tahun ini.

Seorang biksu di daerah Letpadaung memberitahu VOA bahwa 500 sampai 600 penduduk setempat melakukan protes damai di beberapa desa hari Senin untuk membebaskan Phyu Hnin Htway, yang ditahan hari Sabtu.

Ye Kyaw Yint, sesama anggota Student Union, mengatakan kepada VOA bahwa temannya menghadapi dua tuntutan pidana, satu di antaranya untuk penculikan.

Belum jelas apakah tuduhan resmi telah diajukan.

Tuduhan-tuduhan itu berasal dari insiden pada bulan Mei di mana sekelompok kecil aktivis menculik dua pekerja China dari tambang tembaga. Perluasan tambang milik China itu telah sering menuai protes dari penduduk setempat yang mengatakan mereka diberi uang ganti yang tidak adil untuk tanah itu dan khawatir mengenai dampak lingkungan.

Lima penduduk desa tidak dikenai tuduhan karena mereka menyerahkan diri setelah negosiasi untuk membebaskan para pekerja China. Phyu Hnin Htway dan aktivis mahasiswa lain, yang masih buron, telah meninggalkan daerah tersebut.

XS
SM
MD
LG