Tautan-tautan Akses

Ratusan Ribu Pesawat Nirawak Komersial akan Penuhi Udara AS


"Octocopter" sebuah pesawat nirawak mini yang dikembangkan oleh Amazon (foto: dok).

"Octocopter" sebuah pesawat nirawak mini yang dikembangkan oleh Amazon (foto: dok).

Pemerintah Amerika mengatakan sekitar 600.000 pesawat tak berawak atau drone komersial bisa memenuhi udara Amerika dalam waktu setahun.

Menteri Transportasi Amerika Anthony Foxx membuka jalan untuk penggunaan pesawat tak berawak secara luas Senin (29/8) dengan diberlakukannya peraturan keamanan baru . Dia mengatakan rakyat amerika "terpikat oleh kemungkinan tak terbatas dengan menggunakan pesawat tak berawak."

Aturan baru memungkinkan perusahaan-perusahaan menggunakan drone dengan berat maksimum 25 kg untuk terbang di daerah yang jarang penduduknya hingga 122 meter di atas tanah dari sebelum fajar setiap hari sampai setelah matahari terbenam. Selain itu, pilot harus menjaga agar drone tetap berada dalam jarak penglihatan dan terbang dengan kecepatan tidak lebih dari 160 kilometer per jam.

Foxx mengatakan Amerika sedang mengembangkan inovasi terkait transportasi lainnya, termasuk sistem pengereman otomatis untuk kereta api dan mobil serta truk yang bisa berjalan sendiri.

"Sama seperti kita melihat teknologi baru mengubah jalan , pelabuhan dan jalur laut kami, drone juga sedang merambah jalur yang belum dipetakan yang akan terus merevolusi penggunaan wilayah udara kita," katanya.

Industri drone mengharapkan peningkatan penggunaan pesawat itu akan membantu menciptakan 100.000 lapangan kerja, dan kegiatan ekonomi bernilai 82 milyar dolar menjelang tahun 2025.

Amerika telah memberikan 76 pengecualian atas aturan baru itu, terutama untuk perusahaan yang ingin mengoperasikan drone pada malam hari.

Beberapa drone komersial sudah digunakan untuk memantau tanaman, memeriksa jembatan , dan jalur transmisi listrik, membantu petugas pemadam kebakaran dan polisi, membuat film , dan rekaman video pesta perkawinan. [sp/ii]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG