Tautan-tautan Akses

AS

Ratusan Orang Hubungi FBI Terkait Kasus Guru Pedofil


Tersangka pelaku pencabulan anak, William James Vahey pada 2013 (kiri) dan 2004. (AP/FBI)

Tersangka pelaku pencabulan anak, William James Vahey pada 2013 (kiri) dan 2004. (AP/FBI)

FBI mengatakan telah berhubungan dengan beberapa ratus individu dari seluruh dunia yang ingin menjangkau biro itu sebagai korban potensial atau memberikan informasi.

Jumlah kemungkinan korban dari seorang guru, yang diduga memberi obat bius dan mencabuli siswa dalam karirnya selama 40 tahun di hampir selusin sekolah di dunia, telah naik tajam, menurut FBI yang menyatakan bahwa ratusan orang telah mengontak badan itu terkait kasus tersebut.

Menyebut William Vahey sebagai salah satu dari pelaku pedofilia dengan korban terbanyak, FBI mengatakan guru itu telah mencabuli sedikitnya 90 anak laki-laki yang fotonya ditemukan dalam komputer yang diambil pembantu rumah tangganya di Nikaragua.

Namun jumlah itu tampak rendah setelah Agen Khusus Shauna Dunlap mengatakan Selasa (13/5) bahwa biro itu telah "mengontak beberapa ratus individu dari seluruh dunia yang ingin menjangkau biro itu sebagai korban potensial atau memberikan informasi tentang investigasi yang sedang berjalan."

Dunlap mengatakan para pejabat ingin sebanyak orang menelepon atau mengontak FBI lewat laman Internet untuk menerima konseling dan menyediakan informasi mengenai Vahey, yang bunuh diri pada usia 64 tahun saat bukti pencabulan meruak.

Vahey mengajar di 10 sekolah di berbagai negara, termasuk Indonesia, di empat benua dan merupakan salah satu dari guru yang paling dicintai di dunia sekolah internasional yang melayani anak-anak diplomat, orang kaya Amerika dan elit-elit lokal.

Ternyata banyak korban Vahey yang tidak tahu mereka telah dicabuli. Kue oreo krim rangkap yang diberikan malam hari pada perjalanan sekolah telah dibubuhi pil tidur -- cukup untuk membuat anak-anak itu tidak sadar saat disentuh olehnya dan difoto dengannya tanpa busana. (AP)
XS
SM
MD
LG