Tautan-tautan Akses

Rapper Malaysia Ditangkap Atas Dugaan Menghina Islam

  • Associated Press

Wee Meng Chee (tengah), rapper Malaysia yang dikenal dengan nama panggung Namewee, dikawal polisi berpakaian preman di pengadilan di Penang (22/8). (AP/Gary Chuah)

Wee Meng Chee (tengah), rapper Malaysia yang dikenal dengan nama panggung Namewee, dikawal polisi berpakaian preman di pengadilan di Penang (22/8). (AP/Gary Chuah)

Para aktivis Islam yang marah mengajukan tuntutan kepada polisi melawan Wee, dengan mengatakan videonya tidak sopan dan tidak menghormati Islam.

Seorang rapper Malaysia telah ditahan atas dugaan menghina Islam dalam video musik terbarunya.

Wee Meng Chee, dikenal dengan nama panggung Namewee, ditahan hari Minggu (21/8) di bandar udara Kuala Lumpur saat kembali dari luar negeri. Polisi pada hari Senin mendapatkan perintah pengadilan untuk menahan penyanyi berusia 33 tahun itu selama empat hari untuk menginvestigasinya atas kecurigaan "menodai tempat ibadah dengan niat menghina agama."

Video yang dimaksud, "Oh My God," dirilis bulan lalu. Video itu menampilkan Wee dan tiga penyanyi lain nge-rap dalam Bahasa Mandarin di depan berbagai tempat ibadah dan mengucapkan kata "Allah". Para aktivis Islam yang marah mengajukan tuntutan kepada polisi melawan Wee, dengan mengatakan video itu tidak sopan dan tidak menghormati Islam.

Wee membela videonya, dengan mengatakan konsepnya adalah untuk mendorong kerukunan beragama.

Bukan pertama kali ini Wee menyebabkan kontroversi. Dalam salah satu video sebelumnya, ia mengolok-olok lagu kebangsaan dan dikecam atas cercaan bersifat rasial. Ia juga memproduksi sebuah film yang dilarang pemerintah tahun 2014 karena menggambarkan badan-badan nasional secara negatif.

Ras dan agama adalah isu-isu sensitif di Malaysia, dengan sejarah kerusuhan rasial pada 1969 yang menewaskan sedikitnya 200 orang.

Etnis China dan India sering mengeluhkan perlakuan yang tidak adil dalam pekerjaan dan pendidikan dan tidak mendapatkan kebebasan agama secara penuh. [hd]

XS
SM
MD
LG