Tautan-tautan Akses

Rapat-Rapat Umum di Korut Kutuk Pemimpin Korsel


Militer Korea Utara diduga mengatur rapat-rapat umum yang mengutuk pejabat Korsel.

Militer Korea Utara diduga mengatur rapat-rapat umum yang mengutuk pejabat Korsel.

Rapat umum itu diadakan hari Rabu di provinsi-provinsi Hwanghae dan Kangwon dan di kota Kaesong dekat perbatasan Korsel.

Media berita Korea Utara mengatakan tentara dan kaum sipil mengadakan lagi rapat umum di beberapa tempat untuk mengutuk pimpinan negara tetangga Korea Selatan.

Kantor berita resmi Korea Utara mengatakan rapat umum itu diadakan hari Rabu di provinsi-provinsi Hwanghae dan Kangwon dan di kota Kaesong dekat perbatasan dengan Korea Selatan. Menurut laporan itu, para hadirin mengutuk Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak dan para stafnya sebagai penghianat.

Rapat-rapat umum itu diadakan dua hari setelah laporan demonstrasi 11 ribu orang di ibukota, Pyongyang. Demonstrasi jarang terjadi di negara komunis itu dan rapat umum baru-baru ini tampaknya diatur oleh pejabat pemerintah dan militer.

Ketegangan antara kedua Korea telah tinggi selama lebih setahun. Satu kapal Korea Selatan ditenggelamkan bulan Maret tahun lalu, dan penyelidikan internasional menyimpulkan penengelaman itu adalah akibat serangan torpedo Korea Utara. Pyongyang seterusnya menembaki dengan artileri sebuah pulau perbatasan bulan November. Lima puluh warga Korea Selatan tewas dalam kedua serangan.

Korea Utara sebelumnya tahun ini memberi indikasi pihaknya sudah siap untuk kembali ke pembicaraan 6-pihak mengenai perlucutan nuklirnya, tetapi Korea Selatan dan Amerika Serikat menuntut bukti bahwa Pyongyang bermaksud sungguh-sungguh.

Dalam beberapa minggu ini, Korea Utara semakin bersikap keras dalam pidato-pidato terhadap Korea Selatan.

XS
SM
MD
LG