Tautan-tautan Akses

Rakyat Mesir Peringati 'Hari Kemarahan' Dengan Demonstrasi Baru


Warga Mesir melakukan shalat jamaah di Lapangan Tahrir, Kairo sebelum melakukan protes agar militer menyerahkan kekuasaan kepada sipil (27/1).

Warga Mesir melakukan shalat jamaah di Lapangan Tahrir, Kairo sebelum melakukan protes agar militer menyerahkan kekuasaan kepada sipil (27/1).

Demonstrasi hari Jumat dijuluki sebagai “Jumat Kedua Kemarahan,” yang merujuk pada pergolakan menggulingkan Mubarak selama 18 hari.

Para aktivis Mesir berkumpul di Lapangan Tahrir Kairo Jumat, sementara negara itu memperingati ulang tahun pertama pergolakan yang menggulingkan mantan Presiden Hosni Mubarak.

Sekelompok kecil demonstran telah berkemah di lapangan itu sejak hari Rabu, ketika banyak warga Mesir memenuhi jalan-jalan – sebagian merayakan ulang tahun dimulainya aksi-aksi protes, yang lainnya menuntut diakhirinya kekuasaan militer.

Demonstrasi hari Jumat dijuluki oleh banyak orang sebagai “Kemarahan Jumat Kedua,” yang merujuk pada puncak pemberontakan yang berlangsung selama 18 hari.

Sekurang-kurangnya 27 organisasi pro-demokrasi diperkirakan akan ambil bagian dalam demonstrasi tersebut. Organisasi-organisasi itu menuntut diakhirinya segera kekuasaan militer dan pengalihan kekuasaan kepada pemerintah sipil.

Majelis rendah parlemen yang baru terpilih gagal memuaskan banyak politisi dan aktifis liberal, yang mengatakan Dewan Agung Angkatan Bersenjata yang berkuasa menggunakan taktik brutal serupa dengan mantan Presiden Mubarak untuk memadamkan pemberontakan.

Dewan militer yang dipimpin oleh Marsekal Mohamed Hussein Tantawi, telah berjanji akan menyerahkan kekuasaan kepada presiden terpilih sebelum akhir Juni.

XS
SM
MD
LG