Tautan-tautan Akses

Rakyat Korsel Terus Tuntut Pengunduran Diri Presiden


Para pengunjuk rasa meneriakkan slogan dalam aksi protes yang menuntut Presiden Park Geun-hye untuk turun dari jabatannya di Seoul, Korea Selatan (19/11).

Para pengunjuk rasa meneriakkan slogan dalam aksi protes yang menuntut Presiden Park Geun-hye untuk turun dari jabatannya di Seoul, Korea Selatan (19/11).

Seoul kembali diramaikan dengan aksi demo akhir pekan ini. Aksi demo yang keempat dalam empat pekan terakhir ini lagi-lagi menuntut pengunduran diri Presiden Park Geun-hye.

Para pejabat mengatakan, puluhan ribu orang dari berbagai penjuru negara itu menghadiri demonstrasi di ibukota Korea Selatan.

Aksi protes kali ini merupakan yang terbaru dalam serangkaian demonstrasi yang menuntut pengunduran diri Park karena skandal korupsi yang telah melumpuhkan pemerintahannya. Dukungan rakyat terhadap Park telah menurun ke tingkat terendah, yaitu hanya lima persen.

Penyelidikan atas skandal korupsi jutaan dolar yang diduga didalangi teman dekat Park, Choi Soon-sil, telah merusak citra politik Park sebagai pemimpin anti korupsi yang dengan hati-hati dibangunnya. Penyelidikan korupsi itu juga membuat Park semakin terisolasi dan kehilangan pengaruh. Mereka berdua dituduh menekan para pengusaha Korea Selatan untuk menyumbang 70 juta dolar bagi yayasan-yayasan yang dikontrol Choi.

Choi dituduh mempengaruhi Park dan para staf kepresidenannya meskipun tidak memiliki jabatan resmi pemerintah. Choi juga sedang diselidiki atas tuduhan mengeksploitasi hubungan pribadinya dengan presiden untuk memaksa perusahaan-perusahaan besar mendonasikan lebih dari 68 juta dolar untuk dua yayasan olahraga yang dikelolanya, dan mengalokasikan sebagian dana itu untuk bisnis-bisnis pribadinya. [ab]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG