Tautan-tautan Akses

Rakyat Jepang Pilih Separuh Anggota Majelis Tinggi Parlemen


Pemilihan parlemen Jepang

Pemilihan parlemen Jepang

Rakyat Jepang pergi ke TPS-TPS hari Minggu (10/7) untuk memilih separuh anggota Majelis Tinggi yang kurang berkuasa di parlemen.

Koalisi berkuasa Perdana Menteri Shinzo Abe diperkirakan akan menang dengan mudah, walaupun rakyat meragukan kebijakan ekonomi Abe dan sasarannya mencabut pasal yang mengharamkan perang dari UUD pasca Perang Dunia Kedua negara itu.

Abe telah menekankan dalam kampanyenya bahwa belum cukup waktu bagi rakyat untuk merasakan hasil program moneter “Abenomics”nya.

“Abenomics belum pernah gagal, tetapi masih separuh selesai,” kata Abe hari Sabtu di Tokyo. “Yang kita harus lakukan hanyalah mendorong kemajuan kebijakan itu dengan kuat dan dengan tetap.” Ia mendesak rakyat agar bersabar dengan program ekonominya.

Para pengeritiknya mengatakan walaupun sudah kecewa dengan kebijakan fiskal konservatif “Abenomics,” oposisi tidak dapat menawarkan alternatif yang meyakinkan.

Para analis mengatakan kalau Abe dapat memenangkan dua-per-tiga kursi yang diperebutkan dalam pemilu hari Minggu, ia akan memperoleh peluang yang baik untuk meninjau kembali untuk pertama kalinya UUD pasca perang yang melarang keterlibatan dalam perang. Namun, referendum akan dibutuhkan dan banyak warga Jepang masih mendukung sikap anti-perang negara itu.

Sebagian warga Jepang setuju dengan Abe bahwa perubahan UUD dibutuhkan karena kekhawatiran yang meningkat akan terorisme, serta keprihatinan akan nuklir Korea Utara dan keagresifan militer China.

Pemilu hari Minggu adalah pemilu pertama sejak usia memilih telah diturunkan dari 20 menjadi 18 tahun. Jepang belum dapat menentukan berapa banyak dari pemilih muda yang baru memenuhi syarat itu akan benar-benar ikut memilih atau siapa yang akan mereka pilih. [gp]

XS
SM
MD
LG