Tautan-tautan Akses

Putri Castro Sponsori Pemberkatan bagi Pasangan Gay Kuba


Mariela Castro, putri Presiden Kuba, Raul Castro. (Foto: dok.)

Mariela Castro, putri Presiden Kuba, Raul Castro. (Foto: dok.)

Putri Presiden Kuba Raul Castro hari Sabtu (9/5) mensponsori upacara pemberkatan bagi pasangan-pasangan gay di pulau dimana perkawinan gay masih dinyatakan ilegal.

Hampir dua puluh pasangan gay berpegangan tangan atau berpelukan, beberapa diantaranya bahkan menangis, sewaktu pendeta dari Amerika dan Kanada memberkati mereka hari Sabtu (9/5) sebagai bagian dari upacara resmi menjelang “Hari Global Menentang Homophobia” yang akan dilangsungkan tanggal 17 Mei mendatang.

Putri Castro, Mariela, mengepalai Pusat Pendidikan Seks Kuba yang telah mendorong hak-hak kelompok gay di negara yang dikenal kerap menganiaya kaum homoseks.

Meskipun Mariela secara hati-hati tidak menyebut upacara hari Sabtu sebagai perkawinan, acara itu dihiasi berbagai ornamen perkawinan.

Luis Enrique Mederos dan pasangannya selama 14 tahun, Alain Morales, mendekati seorang pendeta dan juga pendiri “Metropolitan Community Church” di Los Angeles yang terbuka pada pasangan gay. Pasangan gay ini berpegangan tangan di bawah kanopi, sementara pendeta memberkati hubungan mereka. “Luis, saya menyerahkan hidup saya,” ujar Morales, di hadapan kerumunan sekitar 300 orang yang bersorak-sorai.

“Ini merupakan langkah untuk memperkuat hubungan kami karena kami sama-sama orang yang beriman dan religius,” ujar Mederos, seorang perancang desain yang berusia 47 tahun. Ia melihat upacara ini sebagai langkah penting menuju legalisasi perkawinan gay di Kuba.

Uruguay, Argentina, Meksiko dan sejumlah negara di benua Amerika telah melegalkan perkawinan gay atau ikatan sipil.

Kelompok homoseks diburu dan dianiaya semasa kepemimpinan Fidel Castro, Setelah menyerahkan kekuasaan kepada adiknya, Raul Castro mengatakan menyesali sikapnya pada kelompok gay, dan dalam beberapa tahun ini Kuba telah meningkatkan hak-hak kelompok gay.

Mariela Castro adalah aktivis hak-hak gay yang paling vokal di Kuba, yang menggunakan posisinya sebagai anggota keluarga pemimpin yang berkuasa untuk melakukan reformasi. Tahun lalu, sebagai anggota parlemen, Mariela menentang hak-hak pekerja yang dinilainya tidak mencegah kemungkinan terjadinya diskriminasi terhadap orang yang memiliki HIV atau identitas jender yang tidak umum.

XS
SM
MD
LG