Tautan-tautan Akses

Putra, Saudara Mendiang Pemimpin Taliban Duduki Jabatan Penting


Mullah Omar, mendiang pemimpin Taliban yang diperkirakan tewas tahun 2013 (foto: dok).

Mullah Omar, mendiang pemimpin Taliban yang diperkirakan tewas tahun 2013 (foto: dok).

Putra sulung Mullah Omar, mendiang pemimpin Taliban, telah mengambil komando pemberontakan di 15 dari 34 provinsi di Afghanistan.

Kelompok Taliban Afghanistan hari Senin (4/4) mengumumkan putra sulung Mullah Omar, mendiang pemimpinnya telah mengambil komando pemberontakan di 15 dari 34 provinsi di negara itu.

Pernyataan Taliban mengatakan putra Omar, Mullah Mohammad Yaqoob juga sudah diangkat menjadi anggota dewan pemimpin pembuat keputusan yang berpengaruh yang disebut kelompok itu "Rehbari Shura."

Laporan-laporan mengenai perebutan kekuasaan di dalam tubuh Taliban beredar sejak pengumuman Omar tewas bulan Juli lalu.

Pemimpin lama Taliban itu sebenarnya tewas tahun 2013 tapi kelompok yang diselimuti rahasia itu menutup-nutupi kematiannya selama bulan dan tahun-tahun pertempuran dengan pasukan Afghanistan dan koalisi pimpinan Amerika yang mendukungnya.

Menurut pernyataan itu, Taliban juga mengangkat Mullah Abdul Manan Omeri saudara laki-laki Omar dalam dewan pimpinan kelompok.

Mullah Yacoob dan Mullah Omeri tidak mau tunduk pada Mullah Mansoor pengganti mendiang Mullah Omar, sehingga menjerumuskan Taliban ke dalam faksi-faksi yang bersaing.

Yaqoob and Omeri kemudian dibujuk oleh tokoh senior Taliban dan para pemimpin agama untuk mengakhiri perselisihan mereka dan kembali ke posisi penting yang mereka tempati sekarang.

Pengumuman hari Senin itu tampaknya makin memperkuat kepemimpinan Mansoor dan kekuasaannya atas Taliban sementara kelompok itu bersiap-siap untuk melancarkan ofensif tahunan musim semi akhir bulan ini. [my/al]

XS
SM
MD
LG