Tautan-tautan Akses

Putra Pembangkang Iran Kecam Pemerintah Iran Karena Hukum Saudaranya


Pemimpin oposisi Iran, Mahdi Karroubi, seorang ulama yang dikenai tahanan rumah di Iran sejak 2011 karena mendukung protes terhadap hasil pemilihan presiden pada 2009.

Seorang anak tokoh oposisi terkemuka Iran menuduh para pemimpin Iran menganiaya keluarganya, dengan menghukum saudara laki-lakinya enam bulan penjara atas tuduhan menyebarkan propaganda melawan pemerintah.

Mohammad Taghi Karroubi, berbicara kepada VOA melalui telepon dari Inggris hari Selasa (14/3), mengatakan hukuman enam bulan yang dikenakan terhadap saudaranya Mohammad Hossein Karroubi itu "tidak memiliki dasar hukumnya" dan ditujukan untuk "menekan" keluarga mereka.

Kedua pria itu adalah anak mantan ketua parlemen Iran, Mehdi Karroubi, seorang ulama yang dikenai tahanan rumah di Iran sejak 2011 karena mendukung protes terhadap hasil pemilihan presiden pada 2009. Karroubi dan tokoh-tokoh oposisi lainnya mengecam pemilu itu dicurangi oleh kaum konservatif yang berkuasa di negara itu untuk memilih kembali presiden Mahmoud Ahmadinejad.

Kantor berita pemerintah, ILNA melaporkan, hukuman terhadap Hossein Karroubi dengan tuduhan propaganda anti-pemerintah itu pada hari Senin, mengutip pengacaranya Mohammad Jalilian. Hossein Karroubi telah membagikan surat terbuka yang ditulis oleh ayahnya untuk Presiden Iran, Hassan Rouhani bulan April 2016, di mana mantan ketua DPR itu menyerukan diadakannya pengadilan terbuka karena ia telah dikenai tahanan rumah selama bertahun-tahun.

Karroubi tidak berhasil dalam kampanyenya menjadi presiden dalam pemilu yang disengketakan 2009. Ia mengajukan diri sebagai calon gerakan Hijau yang pro-reformasi.

Jalilian mengatakan kliennya, Hossein Karroubi, akan naik banding atas hukuman penjara enam bulan itu. [ps/isa]

XS
SM
MD
LG